Nikon D5000 ini adalah kamera DSLR kedua yang saya review. Review pertama adalah Sony DSLR A330. Kelebihan dan kekurangan tentunya ada.
Salah satu website yang membuat saya keracunan adalah: http://www.reysphotography.com/?p=15
Saya rasa review website diatas, walaupun singkat, tapi berbobot dan menjelaskan apa adanya Nikon D5000 ini.
Untuk itu, saya sarankan Anda membaca lebih lanjut fitur-fitur Nikon D5000 melalui website diatas.
Yang ingin saya lengkapi adalah saat membuka box, mencoba serta memperlihatkan hasil foto daripada Nikon D5000 ini. Saya mendapatkan paket kit dengan lensa 18-55mm yang ber-VR. Pastikan juga Anda mendapatkan lensa Vibration Reduction. Fitur lain yang saya kagumi selain lengkap adalah menu yang sangat banyak. Bahkan disediakan software memperbaiki foto untuk me-retouch foto Anda langsung dari kamera. Menyenangkan sekali jika misalnya Anda bisa memperbaiki saat itu juga misal mengambil foto landscape terlalu miring.
Kekurangan yang dirasakan hanya pada saat penggunaan live-view, focusnya agak lama. Untuk urusan live-view autofocus, Sony jagonya. Fitur video juga tersedia pada Nikon D5000 sehingga momen yang harus direkam menggunakan video misalnya kembang api atau dance menggunakan video lebih berkesan.
Baterai yang awet juga menjadi plus. Membuat saya tidak berencana membeli baterai cadangan. Setelah saya coba satu hari full dengan 500an foto, balok baterai tetap tidak menurun. Padahal cukup intens menggunakan flash internal.
Dan bagaimana rupa Nikon D5000 serta hasilnya, berikut ini foto-fotonya:
- Kamera datang dengan kotak kayu
- Dengan paket super ketat
- Kotak Nikon D5000
- Kotak Nikon D5000
- Ada 3 kotak putih
- Sudah kosong
- 1 isinya lensa, 1 isinya kamera
- satunya lagi dokumentasi
- Nikkor VR AF-S 18-55mm 1:3.5-5.6G
- Diameter 52
- Tampak lensa bagian dalam
- Lensa bagian luar
- Kamera tampak depan
- Tampak samping
- tampak belakang layar ditutup
- tampak belakang layar dibuka
- Tampak samping
- Tampak atas
- Tampak bawah
- Cermin sensor
- Pasang lensa
- Kokoh
- Tampak depan dengan lensa terpasang
- Tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil
- Tampak atas dengan lensa terpasang
- Baterainya
- Pasang baterai
- Slot SD card
- Pasang SDHC card 16GB
- Colokan GPS, AV out dan HDMI
- Konektornya
- Tombol putar dial
- Dinyalakan langsung sensor cleaning
- Menu utama
- Flash internal
- Kabel AV out
- Kabel USB
- Pelindung hotshoe
- Charger
- Kabel charger
- Worldwide service warranty
- Warranty card japan
- Dipasang SB-80DX flash external (dijual terpisah)
- Sekarang ujicoba kamera dibawa jalan-jalan
- Foodcourt Grand Indonesia
- Makan pagi seafood soup
- Seafood soup
- Seafood soup
- Mengunjungi pameran Anatomy Show di FX Mall Jakarta
- Manusia asli dikuliti sampai bisa lihat jeroannya
- Dikasih sarung tangan plastik agar tidak jijik memegang mayat
- Ihhh jijik juga
- Dulunya pasti pecatur
- Kakinya
- Tulangnya
- Jantung
- Orang tubuh
- Jantung
- Jari
- Kaki
- Paru-paru
- Paru-paru normal dan paru-paru perokok
- Pengunjung berdatangan HTM @Rp70.000
- Mayat bicycle kick (no flash)
- Mayat bicycle kick (flash)
- Jeoran manusia
- Tengkorak dibelah
- Tengkorak dibelah
- Pemain bola
- Jeroan pemain bola
- Bicycle kick
- Bola mata pun masih utuh
- Anda bisa melihat tubuh Anda sendiri
- Tempat pencincangan
- Kepala dibelah
- Tengkorak dibelah
- Tubuh dicincang jadi lapisan kemudian dimasukkan dalam kepingan kaca
- Bagian kaki
- LCD touchscreen interaktif
- Bagian kepala
- Mayat dan tengkorak main golf
- Testis laki-laki
- Main golf
- Tengkorak jadi caddy
- Otot berbicara
- Tubuh diiris dari kanan ke kiri
- Si pemain bola lagi
- Tulang rusuk
- Banyak spanduk do you know?
- Tengkorak jadi SPG
- Tempat pameran
- Boleh dipegang tak boleh dibawa pergi
- Boleh dipegang tak boleh dibawa pergi
- Manusia diiris dari atas ke bawah
- Seperti mumi
- Bentuk potongan manusia
- Ini otak kita
- Tulang punggung
- Tulang ekor
- Thyroid
- Dijelaskan oleh pemandu dokter
- Thyroid yang bergerak naik turun saat kita menelan ludah
- Poster
- Pemain bola lagi
- Tulang yang diuraikan
- Manusia terbang
- Manusia diiris tipis2 jadi seperti punya sayap mau terbang
- Mirip daging yakiniku
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Jarinya
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Manusia terbang
- Buku tamu
- Buku tamu
- Otot bekerja
- Manusia terbang
- Pemain golf
- Tengkorak naik motor
- Pintu masuk
- Tampak dari depan
- Banner
- Si pemikir duduk di kursi
- Anatomy show hanya sampai 3 oktober 2010
- FX mall tampak depan
- Tempat makeup di EX mall
- Gadget dan baterai pack
- Restoran Pancious
- Kopi
- Vanilla milkshake
- Pancake banana
- Pancious Pancake House
- Toko crumpler
- Display GPS
- Display GPS
- Mobil Audi A4
- Mobil Audi A4
- LCD di lantai
- Dalam taxi
- dalam taxi
- dalam taxi
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Altar Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Berdoa di patung ini diyakini bisa memberikan mukjizat bagi umatNya
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Keramik bergambar
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Para jemaat berdoa pada patung Yesus
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Patung Maria
- Berlutut di depan patung Maria
- Seorang umat berdoa dengan memegang batu yang diambil dari makam Yesus
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Goa Maria
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Burung merpati dimana-mana
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Gereja Katedral Lapangan Banteng Jakarta
- Pasar Baru di pagi hari, sepi
- Pasar Baru di pagi hari, sepi
- Pasar Baru di pagi hari, sepi
- Pasar Baru di pagi hari, sepi
- Pasar Baru di pagi hari, sepi
- Supir bajaj
- Nasi bogana wong tegal
- Nasi bogana wong tegal
- Pameran elektronik di Mall Taman Anggrek
- Pameran elektronik di Mall Taman Anggrek
- Pameran elektronik di Mall Taman Anggrek
- Pameran elektronik di Mall Taman Anggrek
- TV LED 3D harus pakai kacamata jika tidak jadi buram
- TV LED 3D harus pakai kacamata jika tidak jadi buram
- Stand Midea
- Tempat makeup
- Tampat makeup
- Coffebean
- Foto majalah
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Di dalam pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Makanan pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat (malam)
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
- Foto dari jendela pesawat
Kesimpulan:
Mungkin dari Anda sebagian berdalih, Nikon D5000 kan tidak mempunyai motor di lensa, jadinya Anda tidak bisa memakai lensa non motor di D5000 karena akan jadi manual focus only. Nah seorang member indonikon menjelaskan dengan baik. Anda bisa membaca lebih detail disini: http://www.scribd.com/doc/36708735
Nah sekarang Anda tahu bahwa D5000 bisa menjadi alat fotografi pemula tapi tidak malu-maluin karena hasilnya sangat jernih, tajam dan nyata meski hanya digunakan lens kit. Jika Anda mencari kamera pemula tapi berfitur komplit maka Nikon D5000 bisa jadi pertimbangan.
Spesifikasi: http://www.nikon.co.id/produk-lihat.php?id=65
M other posts:






























































































































































































































































Salut atas reviewnya boss… banyak banget fotonya… BTW ada sedikit kekeliruan pada foto yang berjudul “Pelindung Hotshoe” setelah saya lihat adalah penutup viewfinder… Heheheh… Gimana HDR nya? Udah nyoba belom?
Reynaldo: makasih koreksi, viewfinder ditutup? utk apa juga hehehe…HDR sudah coba: http://www.facebook.com/photo.php?pid=6218617&l=b84f6e613c&id=703813222 dan http://www.twitpic.com/2i9194/full
foto model: http://www.twitpic.com/2i8yew/full
@mantugaul: wah, si bos belum baca manual rupanya… kata manualnya, viewfinder itu ditutup kalo ngambil gambar pake live view (foto/video) supaya gak ada cahaya tambahan yang masuk dari viewfinder ke sensor saat gambar foto/video diambil, sehingga setelan eksposur yang diatur kamera saat bukaan rana belum dibuka jadi ngawur. Setelah saya coba-coba, kadang video yang diambil kalo viewfinder gak ditutup jadinya terlalu terang (apalagi kalo outdoor).
Tapi saya mah ribet pake tutup viewfinder. Ditutup aja pake jempol, hehehe…
eh, salah ya tulisan saya. “…. saat bukaan rana belum dibuka jadi…” harusnya “…saat rana (shutter) belum dibuka (=dijepret) jadi…”
Terima kasih atas review-nya Mas. Kalau dilihat foto-fotonya umumnya agak gelap ya?
Immanuel Manurung: saya kesulitan pakai d5000 secara maksimal karena bukunya dalam bahasa jepang semua…udah download pdf, tapi tak nyaman bacanya hehehe…
David: itulah kehebatan Nikon, meski gelap (indoor) foto tetap mantap hasilnya
all: oya utk foto: http://mantugaul.files.wordpress.com/2010/08/d50000577.jpg adalah foto editan memakai retouch menu dari kamera
yang belum retocuh: http://mantugaul.files.wordpress.com/2010/08/d50000541.jpg
HDR nya pake aplikasi apaan boss? Coba pake Photomatix yang bisa di download dari blog saya…. hehehehehe Di blog juga udah ada tutorial nya untuk make Photomatix
GPS-nya mana?
kok ga keliatan terpasang om?
Reynaldo: HDR menurut suhu saya di reysphotography katanya pakai photomatix
saya hanya ikut petunjuk suhu…
flashnya diberdayakan bro. yg waktu motret penjelasan dokter di museum anatomi, gambarnya ngeblur. kalau di gereja, asik tuh kalau di HDR kayaknya …
Halo bro,
saya juga menggunakan gear yang sama
moga bisa hunting bareng ya.
Akhirnya dpt juga D5000 nya ya om. Happy hunting aja..
papabonbon: iya oom mustinya pakai flash tapi takut dipelototin hehehe. Kalau hdr malasnya tak bisa langsung dari kamera harus via pc lagi
↲↲ ↲↲
↲
zuliady azwin: siap oom↲
↲
mas gaptek: berkat oom juga saya akhirnya menetapkan hati pada nikon d5000
“… Nikon D5000 kan tidak mempunyai motor di lensa…”
Mungkin maksudnya “tidak mempunyai motor di body”, ya?
…
Selamat bersenang-senang dengan mainan barunya
mau tanya neh masalah kamera d5000 itu am canon eos 1000dl masih bagusan mana ya?thxz…
jo: d5000 boss
wah kamera kita samaan gan…hehehe
tdnya niat saya mau beli canon 550D tp dgr2 dr pedagang nya utk urusan kualitas foto bgs nikon, mau ambil d90 hrgnya msh ga msk di kantong, ya pilihan jatuh pada D5000 deh, dgr2 ini kamera spek2nya mirip d90 minus motor aja tentunya dgn harga yg jauh lbh murah dibanding d90
D5000 still the best deh pokoknya
Boss, artikel lu yang ini di copy paste sama orang: http://l0ck3d.blogspot.com/2010/12/review-camera-dslr-nikon-d5000-dslr.html
Udah ijin sampean belum tuh? Artikel gw banyak banget yang dia copy paste. Menyebalkan.
Reynaldo Adavan: iya oom tukang jiplak…apa kita lapor saja? http://www.google.com/support/blogger/bin/request.py?hl=en&contact_type=blogger_dmca_infringment
Gw sih udah tulis di blog itu pada artikel2 yang dia jiplak dari gw. Dan pas lagi browsin gw liat artikel elu. Ini orang pingin punya blog tapi gag punya kemampuan apapun. Lagian ngejiplaknya asli copy paste dungu gitu.
Di FB juga udah gw umumin…
gimana sih cara mengoptimalkan kamera SLR nikon D5000
dengan pasangan kit 18-55 & Flash EVO
Anonymous: cari obyek yang bagus
kalau boleh tau harganya berapa ya D5000 ini… hehehe
Roy: di mall byk oom