Mantugaul's Gaul Site

Talk Less Pics More

Review HTC Desire HD, Android Serasa Bioskop 14 Januari 2011

Filed under: Gadtorade,Ponsel — Suyandi Liyis @ 11:20 am
Tags: , , , , , ,

Untuk mereview penerusnya si legendaris HTC Desire, perusahaan HTC meluncurkan produk baru HTC Desire HD. Produk Desire adalah produk sukses, sehingga HTC tetap mempertahankan nama Desire yang diembelin HD. Kalau disingkat mungkin Habis Duitku hehehe.

Tapi produk ini memang luarbiasa. Dari segi hardware dan software semuanya mengagumkan. Dan agar review ini lebih menarik, saya mengambil tulisan dari teman saya Lucky Sebastian.

Ada 2 tulisan dari beliau, yaitu:

1. Ngintip HTC Desire HD pada Fri, 24 Sep 2010 12:14:29

2. Mari meneguk racun HTC Desire HD & Desire Z pada Tue, 7 Dec 2010 14:22:34

Keduanya dapat Anda baca dibawah:

.

1. Ngintip HTC Desire HD

Hi Guys,
Apa Kabar.

Beberapa hari terakhir ini dunia sedang ramai dengan acara di UK
kemarin, satu tentang Nokia world, dengan gacoan N8 yang sudah banyak
diceritakan HSW dan diteropong oleh Oom Syd, satu lagi event yang
berdekatan disana adalah acara lauch nya HTC.
Kabarnya banyak yang lucu terjadi antara 2 raksasa disana, saling
mempengaruhi para awak Media untuk meliput.
Karena Sudah jatahnya Oom Syd untuk meliput jagoannya Nokia N8, yang
bagus bentuk dan warna ijonya menarik, disini saya mau cerita sedikit
tentang rivalnya saja, HTC Desire HD.

Pada saat bersamaan dengan acara Nokia World, HTC merelease di kota
yang sama , London UK, 2 buah handset terbarunya HTC Desire HD dan HTC
Desire Z.
HTC Desire Z adalah handset yang mirip dengan Nexus One atau HTC
Desire, tapi kali ini dilengkapi dengan keyboard. Walaupun terlihat
seperti slider keyboard, tetapi cara buka keyboardnya ternyata bukan
slider, tetapi pop out. Kayak apa? Nanti next time kita cerita,
sekarang fokus kita ke HTC Desire HD.

HTC Desire HD sekarang menjadi flagship dari HTC, setelah kemarin
bikin banyak orang gemes, mau punya android berlayar 4,3” tapi GSM,
karena di launch nya HTC Evo 4G di Amerika yang berbasis CDMA beberapa
bulan lalu. Disusul Motorola Droid X yang memiliki layar sama 4,3”,
atau setidaknya Samsung Galaxy S yang memiliki layar 4”. Belum lagi
yang lebih besar layarnya dimiliki Dell Streak dengan lcd 5”.

Kenapa Layar besar?
Memang lucu rasanya tren dunia ini, dulu jaman kita pakai XDA II
layarnya juga besar termasuk handsetnya, terus berevolusi ke layar
kecil, ke o2 mini dll , eh sekarang kembali ke layar besar lagi.
Hanya bedanya sekarang layar besar tidak diikuti body harus bongsor
dan tebal, tetap nyaman dikantongi, juga resolusi layarnya yang
semakin rapat.
Walaupun Oom StipJop mencemooh untuk apa layar handset lebih dari 3,5”
, buktinya dunia sekarang mulai meminta layar tanggung, layar yang
cukup besar untuk menyaksikan bukan lagi multimedia, tapi browser yang
nyaman, tapi tidak perlu sebesar iPad, supaya tetap nyaman disaku.

Android datang memang dengan kekuatan browser yang hebat, cepat, dan
tampil real seperti browser pada pc, dimana sebelumnya pada browser
mobile, banyak sekali feature browser dikebiri, tampil asal
informatif. Dan memang browser mobile yang terbatas adalah salah satu
alasan kenapa OS android dibuat Google, untuk menghasilkan browser
yang lebih utuh.
Setelah kemampuan browser yang baik dan cepat, dilengkap UI yang mudah
dan terakhir dilengkapi kemampuan menjalankan Flash dan HTML5,
akhirnya banyak orang beranggapan browsing mobile menjadi menarik,
tidak lagi segalanya harus lewat notebook atau PC, maka sebuah layar
yang cukup besar sudah menjadi impian, untuk bisa browsing dimana saja
dengan mudah.

Nah HTC Desire HD ini mendukung layar lebar 4,3” dengan kerapatan
resolusi 800×480, sebenarnya resolusi yang sama di layar HTC Desire
3,7”, tapi ukuran diagonal yang membesar 0,6” akan terasa bedanya,
terutama untuk browsing, baca buku, nonton film, baca komik, lihat
foto dll, semua terlihat lebih jelas dan besar tentunya:-)

Kali ini ada beberapa lompatan yang dilakukan HTC , atau bisa dibilang
langkah maju berikutnya setelah era HTC Desire atau Nexus One. So
let’s take a look.

Sekarang selain besar di layar, ditambahkanlah tata suara Dolby
Stereo. Agak mengherankan sekarang device mobil yang kecil memiliki
kemampuan ini, paling jauh biasanya kita dapat efek suara ini (tentu
saja di bioskop) ada di notebook. Dolby Stereo ini juga dilengkapi
dengan SRS suround, dan bagusnya efek ini juga tetap ada ketika kita
mendengarkan suara melalui earphone nya.

Kenapa sih mobile device aja harus punya suara dolby? Ternyata bukan
untuk dinikmati di handset nya saja, karena HTC Desire HD ini sudah
dilengkapi kemampuan DLNA , untuk mentransfer film, foto, musik dlsb
untuk ditampilan di layar televisi besar yang support kemampuan ini.
Kalau LCD televisi kita di rumah belum mampu, bisa memakai media link
converternya.
Jadi nanti putar film Holywoodyang tersimpan di sdcard HTC Desire HD,
ditampilkan utuh di LCD TV lengkap dengan tata suara Dolby dan SRS
surround… menjadi make sense kenapa device ini punya kemampuan seperti
ini.

Satu alasan kuat yang melahirkan HTC Desire HD ini adalah falsafah
“capture the lives moment” . Ngga bisa dipungkiri lagi, walau banyak
juga orang bilang ngga butuh kamera di handsetnya, tapi pada
perkembangannya kamera ini adalah salah satu fitur yang menjual. Buat
saya pribadi kamera is a must di android. Mungkin sudah berulang kali
ditulis bahwa kamera di android bukan lagi hanya untuk narsis, tapi
untuk menjadi pembaca kartu nama, mengenali tulisan sebagai OCR, baca
barcode, mengenali gambar , dvd, poster, augmented reality dll.
Tapi capture moment disini rasanya sudah betul, banyak orang sekarang
sudah menjadi “wartawan” setidaknya bagi dirinya sendiri atau
komunitasnya. Mau makan jepret dan kirim ke FB, ada tas bagus, jepret,
kirim ke temannya, ada kejadian lucu saat dijalan, direkam dan dibagi.
Bahkan mulai menjepret seperti layaknya fotografer, landscape, detail
barang, manusia dan polahnya dll.
One day, ternyata hasil jepretan ini memang menarik, untuk dinikmati
dan dikenang, bahkan diceritakan.
Bayangkan kalau dulu teknologi ini sudah ada, mereka yang umurnya
sekarang kepala 3 ke atas, akan bisa menikmati kenangan masa kecilnya
mungkin lebih utuh, ketika sedikit2 ayah ibunya memfoto atau bikin
filmnya, atau kenangan bersama teman2 nya semasa kuliah atau sma.

Atas kebutuhan tersebut , capture the lives moment, HTC Desire HD
dilengkapi dengan kamera 8MP dan kemampuan merekam video 720P.
Katanya, ketika ada sebuah momen menarik, dan anda tidak sedang
menggenggam kamera, grab HTC Desire HD, dan abadikan.
Memang sih, siapa sih kemana-mana bawa kamera DLSR selain kang Ivan
dan kang Ucup? :-D (mau nyaingin wartawan ya :-))
Atau setidaknya kamera pocket kalau bukan sedang memang mau pergi berlibur?
Tapi sebuah handphone, pasti dibawa kemana-mana, kamera yang baik
tentu asik buat capture the lives moment.
Kali ini pada Desire HD, urusan foto memfoto dapet perhatian lebih,
efek yang biasanya kita harus install lagi dengan software lain sudah
disediakan, misalnya efek seperti kamera dslr yang pakai filter,
sepia, tint dll sudah ada on the fly pada saat menjepret foto.
Seperti biasa, android menyajikan kemudahan untuk menshare foto ini
kemana saja, twitter, facebook, email, picassa, dll, dan kali ini
penggemar tagging foto di fb kepada teman2 nya akan lebih mudah,
karena desire HD menyediakannya.
Fitur tagging mudah dilakukan di BB, tp di android biasanya harus
menginstall software lain seperti Bloo, kali ini tidak perlu lagi.
(hidup BB! eh…:-))
Sekarang kamera nya sudah bisa set video di 720p.  Banyak orang
sekarang juga suka kan merekam sebuah momen dalam bentuk gambar hidup,
apalagI generasi sekarang adalah generasi YouTube. Rekam dan upload ke
youtube, dengan sekali klik, siapa tau bisa setenar sinta dan jojo.
Tapi perlu tidak 720P? 720P berarti sudah masuk ranah HD video, yang
bisa tampil utuh dengan bagus di TV. Ingat dulu ketika ada bencana
tsunami di aceh? Bagaimana rakyat lain bisa terketuk hatinya ketika
gambar yang dikirim oleh pemirsa hanya dari sebuah hp dengan 2mp dan
format vga videonya? blur dan patah2 kan?
Kalau dengan 720P, semuanya jadi jelas, yg menyaksikan bisa merasakan
kengerian bencana tersebut dengan detail2 yang jelas.

HTCSense.com
Kali ini HTC Desire HD membuka new HTC Sense UI di device nya, yang
kelak ke depan produk HTC lain juga akan mendapatkannya. UI ini khas
HTC, seperti dulu kita cerita ada friendstream dll. Setiap merk ponsel
ber-android boleh membuat sendiri User Interface nya yang dianggap
bisa memudahkan atau menaikkan nilai pakai handsetnya, dan HTC
membuatnya dengan nama Sense UI.
Kali ini sense UI nya lebih lengkap dan cepat, dan yang terbaru adalah
direlease nya htcsense.com

Gunanya diantaranya begini, sudah menjadi kebiasaan beberapa orang
seringkali lupa meletakkan handphonenya dimana, ketumpuk-tumpuk,
terselip di sofa, jok mobil dll. Untuk menemukannya, login ke
htcsense.com dan suruh teleponnya bunyi sekeras-kerasnya supaya kita
tau dimana posisinya. Nah klo lagi dikantongin orang waktu kita meleng
jadi tau siapa yang nilep :-)
Ah kan gini aja mah bisa di telp saja ke handphonenya, nah itu kalau
hape nya lagi hidup suaranya, kalau lagi silent? htcsense.com bisa
mengaktifkannya.

Juga misalnya handsetnya ketinggalan di café, dan anda sudah pulang,
log ke htcsense.com, lock htcnya supaya datanya ngga dibaca orang, dan
anda bisa mengetikkan pesan supaya nongol di layar locknya berisi
permohonan untuk dikembalikan ke alamat anda, atau minta klik icon
call yang akan tersambung ke nomer telp anda yang lain, untuk
bercakap2 dengan penemunya.
Klo sampe yg nemunya maling, yah mau gimana lagi, tapi anda bisa lihat
di peta handset anda ada dimana, sukur2 dibawa ke rumah si maling
sehingga anda bisa tahu dimana.
Tapi kalau sampai dianggap hilang, bisa di lock dan wipe seluruh isi
data anda disana, dengan melakukan backup secara cloud ke htcsense.com

Nah yang ini juga asik, kalau anda seorang careless, sering
ketinggalan hape di rumah, pulang lagi jauh dan macet, tapi takut ada
telepon penting.
Log ke htcsense.com, dan anda bisa perintahkan setiap ada telp masuk
untuk diforward ke nomer berapa,  Terus kalau ada sms masuk, anda bisa
lihat isinya apa dan bales dari komputer :-) seolah-olah handset itu
tidak ketinggalan.
Masalah sms kan sudah jadi problem umum tuh, ketika mau ganti handset
sms nya yang berjibun itu mau turut dipindahin, karena ada bukti
transfer dll. Nah dengan htcsense.com ini anda bisa backup sms nya
secara cloud.

Selain itu htcsense.com ini juga memberikan layanan backup data
seperti kontak, walaupun sebenarnya sekarang sudah biasa dilakukan
backup or sync kontak secara cloud dengan google.

Sense UI sendiri sekarang sudah ditambahi, selain seperti waktu itu
yang kita ceritakan, kalau ada telp masuk dan ringtone menyalak,
ketika diangkat, ringtone langsung mengecil, supaya dengan segera,
suara berdering2 tidak mengganggu orang lain.
Kalau lagi rapat lupa silent telepon dan ada telp masuk, cukup flip
balikkan telepon, maka suara ringtone langsung hilang, tanpa penelepon
merasa di reject.
Menu baru adalah, telepon menyadari sedang berada dimana, bukankah
sering kejadian para wanita di “marahi” suaminya ketika di telp tidak
menyahut, karena tidak terdengar suara teleponnya yg berada di dalam
tas? Nah sekarang teleponnya ‘sadar’ dia ada dimana, akan menyalak
lebih keras daripada setelan profile supaya lebih bisa terdengar.
Jangan lupa juga, sekarang bukan hanya picture orang yg menelepon yang
ditampilkan, tetapi di htc sense ditampilkan juga tanggal ulang
tahunnya dan status yang dia baru update di fb atau twitter, jadi HTC
bilang conversation starts before you say hello.

Locations.
Menyadari tidak semua koneksi handset ke internet bagus, HTC Desire HD
sekarang melengkapi petanya langsung, sebagai pelengkap google map,
dengan nama program Locations. Kalau tidak salah ini adalah
pengembangan dari software peta route 66.
Kalau dulu di google map, peta harus dikirim seperti di BB melalui
server google, sekarang petanya sudah tersedia sehingga diharapkan
tidak lag. Walaupun sebenarnya para pemakai android yang memanfaatkan
brut map (versi hack google map) ,j uga sudah bisa catch petanya di sd
card untuk mempercepat tampilan peta,
Bagusnya peta locations ini, memanfaatkan kompas yang ada di unitnya,
sehingga kemana arah memandang, arah peta disesuaikan seperti apa yang
kita lihat di depan.
Juga dipikirkan ketika kita sedang dipandu turn by turn oleh locations
ada telepon masuk… (nah ini sering jadi real problem, layar berganti
tertutup dengan informasi yang sedang telepon, sedangkan kita sedang
kritis dipandu oleh gps, nyasar deh J) , dengan locations info
penelepon bisa tetap dilihat karena menyesuaikan diri ukurannya di
bawah, dan panduan gps tetap jalan, sambil telepon, gps tetap
mulitasking memandu jalan.

Seringkali ketika berhenti di stopan, kita mau melihat apakah tujuan
sudah dekat, dengan menu helicopter view maka kita dalam waktu yang
singkat diajak menyusuri jalan yang harus dilewati dan berapa jauh
lagi tujuan.
Terinspirasi google maps yang baru yang menyediakan places, locations
juga menyediakan informasi what near by, jadi bisa lihat didekat kita
ada resto apa, café, atm dll.
Satu yang menarik adalah footprint, ini sudah ada sejak HTC masih paka
windows mobile, dimana ketika kita foto sebuah tempat, disertai dengan
tagging posisi koordinat gps. Dikumpulkan dalam sebuah widget berupa
folder foto yang tinggal digeser-geser untuk melihat fotonya, dan
ketika di klik dibawahnya dilengkapi dengan peta posisinya juga
informasi tambahan yang bisa diisi seperti alamat dan nomer telepon.
Kalau dulu setiap kemana kita foto baru ada taggingnya, sekarang kita
bisa melakukannya di htcsense.com. Misal saya mau jalan2 ke bali, saya
buka google map di bali, saya lihat tempat menarik, saya tagging
tempat yang sama mau singgahi, kemudian export ke footprint, maka saya
sekarang punya data footprint tentang bali. Sesampai di bali saya
tinggal lihat footprint saya, kemana mau pergi tinggal goto dan
dipandu gps.

Kali ini HTC Desire HD yang sudah langsung hadir dengan android froyo
2.2 sudah melengkapi browsernya dengan kemampuan flash, dan tentu saja
support HTML5. Mau main game FB, hayuk. Mau nonton klip film? hayuk.
Semua web yang tampil dengan flash akan jalan bagus disini. Termasuk
web yang kalau dibuka ada lagu dan gambar bergerak-geraknya.
Disediakan kemudahan membuka banyak windows untuk browser supaya jump
dengan cepat ke website lainnya, dan terutama yang menarik dari
android yang langsung ada di HTC adalah reflow, ketika anda membuka
sebuah web dan tampil utuh tapi tulisan terlalu kecil untuk dibaca
nyaman, pinch to zoom dan tuisan yang membesar langsung otomatis
menyesuaikan diri dengan lebar layar supaya kalau dibaca tinggal
scrool kebawah tanpa harus geser kiri dan kanan. Ini kali yang bikin
androiders betah browsing di android, sudah cepat dan mudah pulaJ
Sekarang di-gadang2 bahwa internet browsernya fast, karena sudah
mendukung kemampuan download up to 14.4 Mbps dan uploat5.76 Mbps.
Belum lagi bocoran rom nya ketika di repacked untuk jalan di HD2
mencapai score benchmark di 2000. Kecepatan yang tinggi mengingat
nexus one froyo dengan prosesor snapdragon 1Ghz yang sama score nya
hanya around 1250-1400an.

Menyadari layar besarnya, walau di android banyak tersedia program
baca buku bahkan yang bisa dapet buku2 terbaru dengan gratis, HTC
sekarang menyediakan program untuk membaca bukunya sendiri.
Dilengkapi dengan HTC look up, ketika membaca buku, tidak mengerti
dengan sebuah kata atau kalimat, tinggal hilite dan bisa langsung
dipilih mau lihat keterangannya di wikipedia, dictionary, bahkan di
youtube.
Prinsipnya ketika out of the box, HTC ini sudah bisa berfungsi hampir
maksimal, karena semua tersedia.
Makanya di dalam nya sekarang juga tersedia 1 inbox untuk semua alamat
email, belum lagi ditambah gmail yang baru yang memudahkan navigasi
untuk pindah ke alamat email lain, next subject , reply, forward or
reply all, atau dari email tanpa harus keluar bisa langsung kirm sms
atau wall fb ke orang yang sama, bakan langsung di telp.

Dibalut dengan body solid full alumunium, layar 4,3” , prosesor cepat,
kamera 8Mp dengan dual flash, suara dolby stereo, good browser with
flash, security htcsense.com, good gps dan segambreng program android
yang semakin keren2, rasanya HTC Desire HD ini akan jadi benchmark
baru untuk android Hi end.

(tuh di belakang ada yang nanya, bagus mana sama samsung sgs?  gini
aja, tau ngga ada program di android yang namanya instant heart rate?
aneh kan device bisa ngukur detak jantung? Nah samsung sgs ngga akan
bisa karena ngga punya lampu flash , karena ngukur heart rate pakai
android hanya tempelkan jari ke kamera, jalankan programnya, lampu
flash kamera akan menyala terang menyinari jari dan kamera akan
mendeteksi flow darah kita, dan keluar lah berapa cepat detak jantung
kita…. asik kan:-)

Yuk ah nungguin Desire HD, launch globalnya oktober ini di Taiwan

Salam,

Lucky Sebastian

==============

2. Mari meneguk racun HTC Desire HD & Desire Z

Guys,
Apa Kabar?

Ngga kerasa sekarang kita sudah diujung tahun lagi, rasanya singkat
banget tahun ini, tapi tahun ini juga boleh di mark di kalender dunia
sebagai tahun penuh inovasi gadget2 canggih.
Tahun ini kita mendapatkan kehadiran iPad dan iPhone4,  flagship
device dari apple.
Kita juga mendapatkan Blackberry Torch 9800 ber OS6, flagship dari BB
untuk melangkah pindah ke gadget yang lebih canggih.
Tahun ini juga Nokia berusaha bangun dari keasikan terlena karena
merasa di atas dengan kuantitas penjualan phone nya yang masif,
sehingga lupa berbenah teknologi dan dambil alih dengan cepat
kepopulerannya oleh iOS, android dan Blackberry. Nokia berbenah dengan
operating system barunya : meego , setelah symbian yg berusaha
dihadirkan dengan format baru tetap tidak bisa membuat para geeks
melirik.

Tahun ini juga gonjang-ganjing di Palm melahirkan suatu tenaga baru
dari Palm yg setelah dibeli HP berusaha hadir dengan device baru,
dimulai sekarang dengan Palm Pre 2 dengan Web OS yang lebih
disempurnakan.
Tahun ini tahun kehadiran kembali Windows di kancah smartphone,
setelah diam saja pangsa pasarnya digerogoti OS lain, karena sibuk
berbenah menghasilkan mainan baru: Windows Phone 7.

But most of all, senang tidak senang, cocok tidak cocok, tahun ini
adalah tahunnya android. Pada tahun ini perkembangannya sangat pesat.
Dimulai akhir 2008 dengan sebuah device T-Mobile G1 atauh HTC Dream,
butuh 6 bulan sampai ada device berikutnya di 2009 dengan HTC Magic,
dan butuh 8 bulan ke tahun 2010 untuk mulai dengan gebrakan device
hi-end , the Nexus One.
Tapi dalam hitungan bulan ditahun 2010 ini device android sudah
mencapai lebih dari 250 macam handset berbagai merk. Jumlah
Aplikasinya semakin masif, 100.000 aplikasi ada di market dengan
kurang lebih 60% aplikasi berlabel free, gratis terbanyak dari
berbagai OS.

Walaupun belum ada kabar baru semenjak google IO juni 2010, yg
mengatakan setiap hari ada 200.000 handset android baru di aktivasi,
tetap menyiratkan jumlah ini adalah jumlah yang luar biasa.
Pada bulan oktober 2009, firma gartner memprediksikan android akan
masuk ke ranking ke 2 di tahun 2012 dibawah symbian os yang
bertahun-tahun penjualannya sudah masif. Tapi baru saja di november
tahun ini , firma yang sama merelease hasil penjualan Q3 2010
smartphone di seluruh dunia, dan terlihat android sekarang sudah di
posisi ke 2, jadi 2 tahun lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
Data ini menyiratkan, praktis pada akhir tahun ini yang berkejaran
tinggal 2 OS besar, iOS dari apple dan android dari google, karena
blackberry sekarang sedang dalam masa turun pamor. Kita tidak tahu
apakah peta di depat akan berubah setelah WebOS dari palm-HP masuk
lebih jauh, dan Nokia merelease meego.

Nah di penghujung akhir tahun ini, HTC yang dulu namanya kurang
diperhitungkan di kancah dunia, dan dianggap sebagai pabrik makloon
handset saja,  sekarang merangsek masuk menjadi bagian dari 4 vendor
handset smartphone kelas atas. Dan kini  merelease jagoan barunya HTC
Desire HD dan Z.
Ada sesuatu yang berbeda dan spesial dari seri ini, karena HTC sampai
butuh mereleas seri ini di pentas dunia.  Dimulai di UK sebagai teaser
release di bulan september 2010, dan dilanjutkan di Taiwan pada bulan
oktober. Sekarang di awal desember, tepatnya 1 Desember 2010 bbrp hari
kemarin, HTC Desire HD dan Z ini masuk resmi di negeri kita.
Untuk melihat introducing tentang desire HD, saya pernah merelease
tulisannya, Ngintip HTC Desire HD disini, rekapannya bisa dibaca di
http://goo.gl/J86KJ .

Berhubung sekarang sudah kesampaian nyoba real device nya beberapa
waktu, maka saya bikin sambungannya, tidak lagi bercerita dari awal,
tapi menyorot beberapa bagian penting yang membuat device ini mengapa
menarik.
HTC Desire HD hadir dengan layar besar optimal, 4,3” , ukuran layar
yang sebenarnya lama dinanti para penggemar android gsm, karena
beberapa faktor utama, diantaranya

Layar besar lebih asik dipakai untuk browsing
Layar besar lebih cocok dipakai untuk membaca e-book atau majalah bahkan komik.
Layar besar cocok dipakai sebagai navigasi GPS.
Layar besar asik banget dipakai untuk nonton youtube atau film2.
Layar besar nyaman dipakai untuk lihat foto2 atau gambar lain.

Dan kali ini layar 4,3 inci nya datang dengan touch screen yang lebih
bagus dan peka, sehingga pengetikan, pemilihan icon, pinch to zoom dll
terasa lebih snappy.
Faktor layar besar untuk tetap nyaman dibawa-bawa harus didukung
dengan ketebalan device yang harus masuk kategori tipis, dan teknologi
yang baru sudah memungkinkan Desire HD tampil tipis sehingga nyaman
dikantongi.
Bedanya dengan device2 yang dulu, lcd nya sekarang walau bukan amoled,
tapi terlihat sangat halus dan kontras warna yang cantik. Body yang
terbuat dari alumunium menjaga device tidak mudah scratch di bagian
belakang, kerapihan buatan, pemilihan bahannya menyiratkan device ini
berkelas. Dan untuk layar depan, dibuat dari bahan tahan gores yg
mirip dengan gorilla glass. Walau kemungkinan banyak dari kita merasa
sayang kalau punya barang bagus tidak diberi screen protector, saya
pribadi menyarankan tidak perlu dipasangkan screen protector. Kenapa?
Lapisan layar yang tahan gores ternyata memiliki lapisan khusus yang
mudah dibersihkan kalau terlihat bekas jari, bahkan tidak memerlukan
lap khusus. Kalau dirasa kotor banyak bekas jari, cukup gosok dengan
punggung tangan atau (karena saya org yg cukup berantakan) saya hanya
gosok di kaos yg saya pakai :-p, langsung mengkilap.

Menambahkan anti gores, menyebabkan layar tidak akan kinclong kalau
digosok dengan punggung tangan, atau digosok2 ke kaos, perlu usaha
lebih untuk mengembalikan ke kinclongannya dengan menggunakan cairan
pembersih atau dengan lap berbahan micro fiber. Bahkan dengan anti
gores membuat layar terlihat lebih mudah kotor. Dan sebagian orang
senang memasangkan layar dengan anti gores anti glare bahkan anti spy,
yang menurut saya membuat teknologi layar yang bagus menjadi sia-sia
karena jadi berbintik-bintik kasar.

HTCsense.com
Kali ini kekuatan di dalam Desire HD yang diusung adalah kekuatan
software nya. Sudah lama kita mengenal kekhasan HTC sense yang
ditandai dengan jam flip flop di layar utama. Sekarang terasa benar
HTC serius menggarap fitur ini. Kemungkinan insinyur2  HTC yang
sedianya dulu direncanakan untuk membuat OS sendiri, kini dialihkan
untuk membuat HTC Sense.
Ada yang baru dengan HTC sense sekarang, selain fitur2 yang disiapkan
khusus, sehingga out of the box, unit dari HTC siap digunakan tanpa
harus repot2 download kebutuhan2 utama di market, sekarang diperluas
dengan hadirnya HTC Hub dan HTC Likes.

HTC Hub tidak lepas dari fasilitas baru yang ditawarkan HTC khusus
untuk 2 seri handset HTC Desire HD dan Z ini, fungsinya memudahkan
pemakai untuk mendapatkan widgets baru, wallpaper baru, scene,
ringtones dll, dari htc,  dan kerennya fitur ini  link ke situs
http://www.htcsense.com , dimana fitur yang sama bisa dipilih dari pc yang
tersambung ke internet ke situs htcsense.com , dan ketika di klik
langsung nyambung secara wireless ke unit .

HTC Likes adalah market seperti layaknya market di android market.
Bedanya di tampilan dan isinya lebih kepada program2 yang sudah teruji
dan terekomendasi. Kabarnya setiap cabang HTC di seluruh dunia,
diharuskan mempost aplikasi rekomendasi pilihan mereka ke HTC Likes
ini, sehingga customer HTC selalu mendapatkan aplikasi yang sudah
teruji.
Dan semua itu terhubung ke sebuah integrasi yang lebih besar, web
http://www.htcsense.com yang menjadi kelebihan khusus dari dua device ini.
Web HTCsense dibuat dengan beberapa kelebihan, (seperti yang sudah
diceritakan sedikit di kisah ngintip HTC Desire HD) , kita membuat
pairing antara device dan web htcsense.com. Dengan meng-create user
name dan password, beserta nomer simcard yang kita pakai di device,
kita bisa login ke htcsense.com, yg langsung membuat semacam bonding
antara web dan device.
Gunanya HTCsense.com ini, semisal kita lupa menaruh handset, cukup
buka web, dan pilih ring. Device kita walau keadaannya sedang silent,
akan dihidupkan suaranya ke paling keras dan berbunyi.
Atau device kita ketinggalan, kita memerlukan data siapa tahu ada yang
misscall, ada sms penting, cukup dilihat di htcsense.com ini, maka
akan terlihat misscall dari siapa, ada sms dari siapa. Untuk membalas
sms, kita bisa langsung ketik di web, dan mengirimkan  balasan,
seolah-olah handset masih di tangan kita. Untuk menghindari misscall,
kita bisa forwarding telepon ke nomer yang lain.

Ragu-ragu handset kita ketinggalan dimana? Cukup klik where is my
phone, maka peta akan terbuka menunjukkan dimana posisi handphone kita
tertinggal. Kalau jatuh ke tangan orang, kita bisa mengaktifkan kunci
dan menaruh pesan di halaman depan yang terkunci untuk meminta yg
menemukan menelepon ke nomer telepon kita.
Kalau dirasa handphone ini hilang, bisa diremote dari htcsense.com
untuk menghapus seluruh isinya supaya data kita tidak dipakai
sembarangan, seteleah sebelumnya kita bisa membackup datanya secara
wireless.
Memang ada layanan terpisah yang mirip seperti ini bisa kita install
dari market, tapi htcsense.com terlihat lebih integrated dan lebih
lengkap, dan kedepan kemungkinan pengembangannya akan terus ada. Belum
lagi htcsense.com bisa terhubung dengan hub untuk memilih, even
software yang ingin di installkan di device, setelah di klik maka
device akan bereaksi meminta install.

HTC Maps- Car Panel
Google map sangat komplit dan bagus, datanya dinamis, tapi dirasakan
oleh banyak orang yang senang berGPS  memiliki kekurangan, karena
harus selalu online.
Dan sekarang HTC melengkapi device DesireHD dan Z dengan fitur baru
ini, car panel, yang memungkinkan kita bernavigasi dengan peta
offline, tanpa penggunaan data.
Peta offline banyak dibutuhkan orang yang bepergian keluar negeri,
untuk menghindari roaming yang mahal karena pengiriman data yang masif
dalam penggunaan google map. Juga menghindari loading gambar peta yang
lama, karena koneksi data yang pelan atau tersendat.

Pertama lihat iklan map ini di htc.com saya agak ragu, kok gambar
petanya sepertinya sederhana tidak semeriah peta2 lain, didominasi
warna tidak mencolok. Dan pertanyaan saya pertama, apa peta Indonesia
ada?

Setelah mencoba sendiri saya boleh berkata , car panel adalah navigasi
terbaik yang pernah saya coba.
Walaupun saya penggemar garmin, saya boleh berkata, garmin harus
belajar banyak dari pendatang baru ini. Secara tampilan, mobil yang
bisa diganti, jalan yang warna-warni, garmin lebih menarik. Tetapi
secara navigasi dan panduan, garmin harus memperbaiki kemampuannya.

Biasanya dalam panduan navigasi GPS, kita memiliki dua sensor, mata ke
layar gps untuk sync dengan kondisi apa yang kita lihat di depan dan
telinga untuk mendegarkan panduan. Biasanya kita harus banyak
menyesuaikan diri ketika dipandu, karena seringkali keharusan membelok
terlewat karena perintah suara terlewat, atau gambar mobil yang tidak
tepat di peta, sudah seharusnya membelok, tapi mobil masih dibawah
perempatan, sehingga kita ragu2.

Dengan HTC map ini navigasinya tepat sekali, terutama panduan suaranya
sangat presisi. Entah berapa tahun garmin sudah masuk Indonesia, tapi
navigasi suaranya tidak pernah bagus, entah suara wanitanya yang
berlogat sangat solo, atau pemakaian kalimat yang tidak tepat karena
translate kata perkata dari bahasa Inggris.

Ini saya contohkan panduan dari garmin: “ menghitung ulang, setelah
satu ratus lima puluh meter belokkan kanan…” dengan pengucapan
kalimat kata perkata sehingga tidak flawless.
Kita tahu seharusnya kata yang diucapkan: “ menghitung ulang, setelah
seratus lima puluh meter, belok ke kanan”
Mengandalkan panduan suara dari garmin tanpa melihat peta, saya
percaya kita akan nyasar.

Ada 2 panduan suara dalam bahasa Indonesia untuk peta HTC, yang bisa
di download dengan mudah, seorang female dan seorang male.
Jika kita mau dipandu dalam bahasa Inggris, bahasa afrika, perancis,
china  dll silahkan download , cukup kecil sekitar 1 mega saja.

Ini yang dikelurkan navigasinya dalam panduan car panel: “ Rute anda
sudah dikalkulasi, setelah seratus meter, beloklah ke kiri”
“Sekarang belok lah ke kanan, kemudian di jalan yang ke-tiga beloklah ke kiri”
Suara navigasinya persis orang biasa berbicara dengan intonasi yang
baik, dan kalau dia berbicara “di jalan yang ke-tiga”, berarti di
depan kita akan melewati dulu dua  pertigaan atau perempatan, dan baru
belok di pertigaan atau perempatan berikutnya, dan bagus nya pas kita
harus belok navigasinya akan menyuruh belok bukan pas dibelokkan
sehingga kita lambat bereaksi karena terlalu dekat belokan, tetapi
beberapa puluh meter sebelum belok tapi tidak akan tersaru dengan
perempatan kecil sebelumnya.
Sama seperti kita punya penunjuk jalan disebelah, yang bilang, nah di
sini kita belok, karena semakin cepat kita berkendara, semakin lebih
cepat dia memberitahu kapan harus  belok, supaya kita punya cukup
waktu untuk bereaksi.
Dengan panduan suara ini, saya bisa mematikan layar dan tidak tersasar
cukup dengan mendengarkan navigasi suaranya.  Impresif.

Tidak hanya itu, sepertinya HTC mendesain aplikasi car panel dengan
orientasi kepada pengguna, semuanya serba dibuat mudah.
Untuk mendapatkan peta, cukup membuka list peta yang ada, dan terdapat
97 peta negara ada disanan kalau saya tidak salah hitung, dari ujung
afrika sampai ujung australia.
Misalkan minggu depan kita mau ke hongkong, cukup pilih hongkong
langsung di unit nya dan download, free. Mau iseng pakai voice orang
hk, download saja langsung di unit nya free.
Minggu depannya lagi perlu ke eropa, download saja petanya juga free,
sudah lengkap dengan info hotel, bank, restaurant, dan POI-POI lain
yang diperlukan.

Pada car panel ada menu khusus, Premium Navigation. Walaupun  navigasi
bisa dilakukan gratis, premium navigation memberikan menu dan tampilan
navigasi yang lebih optimal, termasuk navigasi suara yang saya
ceritakan diatas. Nah untuk mendapatkan navigasi ini, terpaksa kita
harus bayar. Tetapi walupun berbayar, harganya tidak mahal dan ada
beberapa pilihan. Untuk pilihan termurah adalah per bulan. Saya rasa
pilihan ini sangat masuk akal untuk traveller, misal liburan ini, kita
mau natalan  bersalju di eropa (cieh banyak duid :-p) , tinggal
download peta eropa, dan beli navigation premiumnya untuk 1 bulan saja
dengan harga $ 4.99 –$ 5.99, jadi setara 40rb dan 50rb rupiah saja.

Pembeliannya pun mudah, hanya tinggal klik buy, maka dia akan minta
nomer kartu kredit dan 3 nomer sakti di belakang kartu kredit, alamat
email dan nomer telepon, prosesing bentar langsung deh premium
navigationnya keluar.
Untuk navigasi premium pertahun biayanya around $20 dan untuk lifetime
around $30, harga yang masih masuk akal.
Kali ini untuk HTC Desire HD resmi versi Indonesia kita diberikan
voucher resmi untuk bisa mengaktifkan peta Indonesia lifetime, dan
untuk versi Desire Z nya kita harus beli sendiri :-p

POI atau point of interest yang disediakan di peta2 htc ini, cukup
komplit dan update, bahkan tersambung dengan fitur dari htc sense
sebelumnya yaitu foot print, jadi misal kita mau bikin POI baru, misal
warung makan, tinggal klik posisi kita, add as foot print dan foto.
Nanti di lambang POI nya ada foto warung makan yang baru kita ambil,
bahkan lengkap dengan data warung makan yang bisa kita input, berikut
address, nomer telepon dll.
Kalau data POI nya lengkap, bisa lebih asik, semisal kita sedang dalam
perjalanan ke warung makan tersebut, tinggal klik iconnya, dan bisa
langsung dial number tersambung ke warung makan untuk reservasi
tempat. Kalau dirasakan POI takut kurang,kita bisa mencentang
kombinasi pencarian nya dengan data dari google.
Nah POI atau posisi kita sekarang  bisa dengan mudah dibagikan ke
teman, tinggal klik share bisa langsung lewat email, sms, bahkan FB
dan Twitter, yang nanti berisi koordinat yang kalau di klik teman akan
membuka google map.

Dengan Premium Navigation, map yang ditampilkan bisa 3D atau 2D, dan
dengan posisi 3D maka gedung2  yang menjadi landmark kota juga akan
tampil 3D. Dan kalau hari berganti malam, pada peta navigasi, diatas
horison langit yg tari bergambar langit biru dengan awan, berangsur
gelap.

Menjadi momok banyak orang menggunakan smartphone sebagai GPS, ketika
sedang krusial di pandu, ada telepon masuk dan layar peta tergantikan
dengan info penelepon, bahkan dengan foto peneleponnya. Bisa nyasar
itu karena petanya terhalang :-p
HTC dengan car panelnya sudah memikirkan hal itu, maka ketika ada
telepon masuk, peta tetap utuh, hanya dibagian bawahnya keluar satu
baris nama penelepon dan tombol untuk menerima atau reject. Ketika
telepon diterima, maka speaker phone langsung aktif dan bisa mengemudi
sambil tetap dipandu peta dan bebas bicara dengan 2 tangan tetap
diatas setir.
Saya senang dengan fitur map dari HTC ini, karena ternyata tidak
dibuat hanya sebagai pelengkap semata, tapi benar2 dipikirkan
integrasinya dan keguanaanya sehingga hasilnya benar seperti iklan di
webnya tentang penonjolan sistem navigasi yang baru.

DLNA
Saya rasa ada alasan khusus kenapa Desire ini dinamai HD, ini
sebenarnya mengacu kepada kemampuan kamera 8 mega pixel nya untuk
selain menangkap gambar foto juga untuk merekam video HD 720.  Tapi
dikedepankan dalam fiturnya bahwa unit ini juga akan asik dipakai
untuk memutar film2 resolusi tinggi.
Rasanya setelah merekam video HD kemudian kita ingin tunjukkan pada
anggota keluarga yang lain, memutar di unitnya langsung akan ada
kekurangan karena batasan ukuran layar. Asiknya sih kalau bisa kita
putar di LCD rumah yang lebih besar. Nah unit Desire HD dan Z sudah
dilengkapi dengan DLNA, Dinamic Living Network Alliance , ini salah
satu bentuk transfer media secara wireless. Nah kalau kita masuk ke
situsnya http://www.dlna.org kita bisa lihat list perangkat apa saja yang
sudah support sistem ini.

Jika sudah support DLNA tinggal pairing , maka foto-foto, music,
bahkan film yang kita putar di desire akan tampil di televisi kita.
Kalau perangkat kita belum support, sebenarnya kita bisa membeli
converter tambahan, HTC Media Link, berupa perangkat kecil dengan port
hdmi.
Sambungkan perangkat ini dengan hdmi kabel ke televis, maka televisi
kita sekarang support DLNA.

Banyak cara untuk bisa saling transfer data media kita secara
wireless, misalkan saya punya notebook, atau pc, dan saya ingin
mengajak keluarga atau rekan2 lihat bersama video yang direkam desire
HD, maka cukup menyambungkan pc saya (pakai windows media player 11)
ke router home network dan lakukan hal yang sama dengan Desire nya,
maka ketika saya memutar film di desire memakai program bawaannya,
conected media, maka ditampilkan film di layar notebook or pc.  Semua
settingan sangat mudah, tidak perlu repot2 atur IP dll. Dan film yang
di streaming dari unit ke pc, jalan dengan sangat2 mulus.

Dolby Mobile dan SRS surround.
Dibagian belakang Desire HD ada tulisan dolby mobile dan SRS surround,
seringkali kita menganggap dolby atau srs harusnya layaknya di
perangkat besar yang lebih bertenaga, tapi sekarang dibawa kepada
sebuah mobile device.
Bagi pencinta musik, ternyata fitur ini bisa sangat2 menarik. Saya
juga asalnya berpikir bahwa fitur ini hanya pemanis , tapi ternyata
ketika fitur ini dicoba, hasilnya suara yang dihasilkan jauh lebih
bertenaga. Ternyata embel2 mobile ini diperuntukan untuk pengguna
handsfree atau headphone.
Benar fungsi ini menjadi dorongan kita untuk mengeluarkan kocek lebih
untuk membeli headphone yang berkelas dan bagus. Saya coba dengan
sennheiser , sangat2 keren. Dicoba dengan memutar musik dengan mode
biasa, kemudian klik menu, pilih sound enchancer, dan ada pilihan No
effects, Dolby Mobile dan SRS enchancement juga equalizer yang bisa
dipilih dari berbagai genre music, rock, jazz, blues dll.
Ketika SRS dipilih, suara tiba2 berubah, menjadi lebih kaya, treble,
bass semua berdentuman dengan tenaga penuh, atau ketika dolby dipilih
terasa perubahan suara lebih dalam.
Saya rasa pemakai iPod boleh coba banding2 kan kekuatan musicnya
dengan Desire HD (Iya desire HD only yang punya fitur ini, desire Z ,
maaf belum :-p)

Asiknya fitur dolby mobile dan srs juga berlaku untuk nonton film,
kadang saya iseng sambung perangkat ini dengan tape di mobil via aux,
kalau sedang nunggu istri belanja, dan putar film mp4. Layar boleh
kecil, tapi film menjadi hidup dengan dentuman dolby di dalam
kendaraan, seperti nonton di bioskop saja, suara bisa kaya dari
speaker kiri dan kanan. Fitur ini juga bisa kita aktifkan ketika
memakai mode wireless DLNA, sehingga jika perangkat televisi kita
nyambung ke perangkat home theatre, dolby tetap berdentuman.

Pilih yang mana?
Silahkan lihat spek lengkap ke dua device disini:
Speck desire hd
http://www.htc.com/www/product/desirehd/specification.html

spek desire z
http://www.htc.com/www/product/desirez/specification.html

Pilih DhD
-Jika anda suka layar besar
-Kamera 8 Mega pixel dan video format HD 720
-Mau musik dan video yang berdentuman
-Layar besar untuk GPS
-Restart tercepat, hanya 10 detik untuk dalam keadaan mati ,
dinyalakan, loading dan siap di pakai.

Pilih Dz
-Jika tidak suka perangkat yang terlihat besar.
-Jika tidak suka ngetik di layar, tapi butuh real keyboard, dan kali
ini datang bukan dengan sliding keyboard tapi pop slide keyboard yang
cara bukanya sedikit berbeda sehingga menghasilkan permukaan keyboard
yang dekat dengan ketinggian permukaan layar. Keyboard memberi
kemudahan shortcut, baik menjalankan program dari tuts yang bisa di
program, baik dari gabungan kunci dua tombol seperti ctrl+v dll untuk
shortcut.
-Batere yang lebih lama.
-Trackpad

Konklusi
Selain tampilan fisik dan pemilihan material yang bagus, duo desire
ini  memiliki kelebihan lain. Walaupun dari pengamatan spek seperti
prosesor tidak berubah dengan perangkat2 yang sudah ada sebelumnya,
hasil benchmark dan pemakaian menunjukkan pada perangkat ini
pemanfaatannya lebih maksimal.
Pada desire HD jika dilakukan bechmark dengan quadrant maka akan
didapat score 2000 an  berkat prosesor 1Ghz nya dan rom yang bagus.
Pada desire Z walau di spek hanya terlihat prosesornya 800 mhz, score
nya diatas 1600, ini score diatas nexus one froyo atau samsung sgs,
yang sudah berprosesor 1Ghz. Ajaib.

Storage memori internalnya sudah memadai dengan sisa 1,5 giga untuk
DhD dan 1giga untuk Dz, memungkinkan untuk menginstall program apa
saja sesukanya tanpa dipusingkan dengan kehabisan memory dan harus
mengaktifkan fungsi Apss2SD.
Masih banyak yang bisa diceritakan tentang kemampuan device ini, tapi
beberapa point yang kita tonjolkan sepertinya sudah cukup bisa
mewakili gambaran dari device seri desire yang baru direlease oleh
HTC, sehingga rasanya pantas mereka dalam peluncuran mengatakan device
ini sebagai the most powerful HTC.

Salam,

Lucky Sebastian

 

.

Berikut foto-fotonya:

.

Kesimpulan:

Tentunya ada yang perlu dikritik dari setiap produk yaitu produk semahal ini tidak ada kamera depan. Jadi untuk video chat pakainya kamera belakang. Baterai hanya 1230mAH, atau setara Nexian Journey. Garminasus A10 saja 1500mAh. Pastinya cepat habis karena layarnya 4.3″, resolusi padat, karena butuh daya lebih besar. Bahkan jika mau dikritik lebih pedas, Desire HD ini seperti HTC HD2 windows mobile yang di-androidkan. Bahkan HD2 bisa multiboot antara android dan windows mobile. Sehingga nilai jual Desire HD bukan pada hardware karena banyak yang sudah seperti ini, namun pada Android Froyo dan HTC sense. RAM besar membuat Anda tak butuh app2sd lagi. Kurang lebih 800 aplikasi bisa dibenamkan dalam Desire HD sebelum menemui not enough memory. Dan jika Anda pakai Desire HD maka segala kebutuhan akan kehebatan sebuah Android dapat terpenuhi karena hampir seluruh hardwarenya uptodate dan umurnya masih cukup panjang. Apalagi sudah mulai tersedia beberapa custom ROM. Good job Desire HD!

.

Spesifikasi: http://www.htc.com/www/product/desirehd/specification.html

.

My other posts:

http://mantugaul.wordpress.com/all

 

27 Responses to “Review HTC Desire HD, Android Serasa Bioskop”

  1. KreatifAkuisisi Berkata

    I LOVE IT
    iBeer for u

  2. Wisnu Berkata

    Kayaknya sebentar lagi akan ada pengurangan uang di rekening saya gara-gara tulisan ini :’(

  3. mnurihsan Berkata

    kalo screen capture bawaannya pake apa tuh? keliatanny DHD nya belum di root juga ya Pak Syd?

  4. mantugaul Berkata

    mnurihsan: udah dong oom pakai visionary, juga udah di clockworldmod…

  5. Mas Kumis Berkata

    om syd, itu ada garmin nya?? dah ada garmin for android?? dapet dari mana om?? :)

  6. edy Berkata

    Otakku jadi pecah dua, HTC apa iPhone…… anda merusak week end saya… :)

  7. mantugaul Berkata

    Mas Kumis: buat sendiri oom :)

    edy: iphone 4 aja oom, nanti pinjam ane review :D

  8. andremagis Berkata

    baru sempet baca di Bali …
    thanx for sharing .. ow seperti itu yah … ๏[-ิ_•ิ]๏

    screen capture-nya kyk Windows ya … ¯\_(ツ)_/¯ heuw heuw heuw …
    yang tertarik monggo2 mumpung masih anget … sebelum Nexus S datang serta the next Optimus (=^_^=) …

  9. Indro Berkata

    Apakah bisa push mail seperti di BB? Apakah ada operator yang menyediakan layanan paket internet/data service untuk HTC seperti BIS (BB) atau Nokia Unlimited Data Plan?

  10. mantugaul Berkata

    Indro: bisa. ada.

  11. Indro Berkata

    Operator mana Pak dan berapa harga paketnya per bulan untuk yang unlimited? Di tempat saya yang bagus signalnya hanya Indosat dan Telkomsel.

  12. p434h Berkata

    om syd.. racun bgtz nh…

  13. azwir Berkata

    Gw juga pake hh ini.
    Kalo mau punya google maps nya ngasih tau direction ke kita pake voice bisa nggak ya, kira2 aplikasi apa yang perlu dipasang?
    Kebetulan mau dipake buat naek sepeda bro, rada riskan kalo ditaroh di setang.
    Oya, ada sih car panel nya, cuman rute2 yang di kasih ama dia kok masih kurang optimum dibanding google maps ya.
    nah, kalo mungkin google maps ini pake voice kira2 bisa gak?
    makasih atas bantuannya..

  14. edy Berkata

    mantab ni om Syd

  15. reza Berkata

    mw nax neh..
    1.kekurangan di HTC HD ini apa ya..??
    2law di bandingkan sama samsung Galaxy i9003 SL bagsn mna ya..???
    mw cari banyak2 refernsi neh biar gk salah milih hp..

  16. mantugaul Berkata

    reza: baca kesimpulan

  17. reza Berkata

    law di bandingkan sama samsung Galaxy i9003 SL bagsn mna ya..???

  18. mantugaul Berkata

    reza: htc dong

  19. reza Berkata

    tenkyu masukanya boss sangat membantu

  20. ganteng maut Berkata

    bos mantu gaul,
    kalo sama SGS mendingan mana?
    soalnya saya suka layarnya yg super amoled.

    boleh dong bikin review antara layar super amoled dengan super lcd.
    desire hd pake LCD ato super LCD sih?

  21. mantugaul Berkata

    ganteng maut: coba liat spesifikasinya oom

  22. Android Market Berkata

    manteb gan,,,jadi pengen beli tu hp..hehe

  23. Prima Berkata

    Saya baca dan tanya ke yg jual HTC Desire HD kok layarnya tidak Gorilla Glass? dan di spesifikasinya juga tidak ada keterangan tersebut. Mohon penjelasannya dari mana informasi itu didapat bahwa layarnya sudah gorilla glass?

  24. mantugaul Berkata

    Prima: gsmarena.com

  25. ayn_@link Berkata

    Mantab Reviewnya Gan.., belum pernah gw baca yg selengkap ini., tapi tulisannya monoton jadi bacanya rada bosan juga..!!! ditunggu untuk product lainnya y gan ^_^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.201 pengikut lainnya.