Garmin perusahaan GPS terkenal, kembali meluncurkan produk PND untuk tahun 2011. Singapura dan Malaysia menjadi negara pertama untuk mencicipi produk ini. Saat Anda membaca review ini, produk ini mungkin sudah tersedia di Jakarta.
Pastinya pertanyaan Anda adalah: Apa bedanya?? Mari kita lihat bedanya:
- Facelift model, terutama di bagian belakang, terasa lebih keren daripada model sebelumnya
- Live traffic avoidance. Fitur masih useless, karena baru bisa pakai di Singapore, bisa menghindari ERP loh
- Trip planner atau dikenal dgn routes (ada di 1460) sampai 100 routes
- Ada Junction View dan Lane Info
- Bisa buat Avoid Area, jadi daerah itu tak akan dilewati
- Bisa bikin Avoid Road, jadi jalan tertentu tak akan dilewati
- Compass
- Internal 2 GB
- Handsfree calling, ada bluetooth
- Voice activated, contoh: “Go to, EX Plaza”
- Preloaded navteq maps+malsingmaps (with jcv spore)
- Layar 4.3″, 480 x 272 pixels WQVGA color TFT with white backlight
- Koneksi Micro USB di GPS, dan koneksi Mini USB di car holder
- Bisa vertical dan horisontal (accelerometer)
- Baterai 3 jam
- Berat: 192 gram
- Ukuran: 13.7 x 8.3 x 1.5cm
Dengan berbagai fasilitas mantap, tak lengkap jika tak melihat wujud aslinya:
- Kotak Nuvi 2465
- Kotak Nuvi 2465
- Penampakan Nuvi 2465
- Car suction
- Car holder
- USB cable
- Cigarette lighter charger
- Disc for dashboard
- Manual
- Nuvi 2465
- Tampak belakang
- Power button
- Slot micro sd
- Colokan micro usb dan konektor car holder
- Dinyalakan
- Warning screen
- Halaman awal
- Halaman awal
- Transportation mode, bisa utk kendaraan ataupun pejalan kaki
- Voice command (ASR)
- Volume
- Tools
- Tools
- Setting
- System
- About
- Setting untuk routing
- nuRoute
- Bisa bikin daerah/jalan yang ingin dihindari
- Pilih tiap sudut yang ingin diblok
- Daerah yang terblok untuk dihindari utk dilewati
- Konfirmasi daerah terblok
- Bisa menghapus jika sudah ingin dilewati
- Ini pilih jalan yang tak ingin dilewati
- Pilih satu ujung ke ujung lain yang ingin dihindari
- Konfirmasi
- Ini dia jalan tak akan dilewati lagi
- Berikut daftar jalan yang sudah diblok
- Menghapus jalan yang yang diset utk dihindari
- myTrends
- Map theme
- Map theme
- Garmin vehicle
- Garmin vehicle
- Trip log
- Bisa mengatur POI2 yang ingin ditampilkan/disembunyikan
- Mau JCV full atau half screen
- Proximity points untuk peringatan dengan suara
- Pengaturan untuk pejalan kaki
- pejalan kaki bisa atur mau pakai trasportasi umum apa
- Pengaturan bahasa dan keyboard
- Pilih Peta
- Pengaturan bluetooth
- Sudah terpairing
- Where Am I?
- Help menu
- Eco route
- Eco route
- Eco route
- Eco route
- Eco route
- Pengaturan voice recognition
- Pengaturan voice command
- Bikin trip planner
- bikin trip
- pilih poi yang ingin dilewati
- Dan poi tujuan
- Kasih nama trip
- Menghitung trip
- Ringkasan trip planner
- trip point yang sudah dilewati
- Durasi tiap2 trip
- Ini peta trip planner
- Trip yang sudah saya bikin
- Mengatur ulang trip jika diperlukan
- Picture viewer
- World clock
- Kompas dan kota tujuan
- Kompas dan kota tujuan
- Calculator
- Unit converter
- Fitur telefoni, phone book galaxy tab bisa muncul di nuvi
- Beserta nomor teleponnya tentu saja
- Semua fungsi telefoni
- Dialer
- Call log
- Bahkan voice call
- Serta status ponsel
- Where to?
- Where to?
- Where to?
- Spell name, bisa tahu berapa poi yang cocok dengan eja nama
- Ketemu toko navigasi :)
- Posisi peta toko navigasi
- Bisa save atau simulasi
- Info POI
- Bisa vertikal
- Pilih mau berkendara atau jalan kaki?
- Langsung menuju ke lokasi tujuan (drive mode)
- mode pejalan kaki
- mode pejalan kaki
- overview jalan utk pejalan kaki
- Info bisa diubah apda dashboard
- Info bisa diubah apda dashboard
- Mencari alamat
- Pilih kota
- Masukkan alamat
- Nama jalan
- Peta alamat
- Travel Guide
- Info satelit
- Bisa menulis karakter cina
- Karakter cina/mandarin
- Keyboard mandarin
- Pengaturan keyboard
- Tampilan peta saat navigasi
- Overview perjalanan
- Tampilan peta saat navigasi
- Ada speed alert
- Awas di depan ada polisi
- Trip computer
- Ada watermark peta loh
- Tampilan peta saat navigasi
- JCV half
- Tampilan peta saat navigasi
- Tampilan peta saat navigasi
- Lane Info
- Informasi Exit
- JCV full screen
- JCV Full + Lane info
- JCV
- JCV
- Informasi Exit
- JCV=Junction view
Kesimpulan:
As usual, nuvi tiap tahun tambah dikit2. Jadi, apakah harus upgrade nuvi atau tidak? hmmm…butuh voice command dan compass -> UPGRADE!
kalau tak butuh kedua itu, tak perlulah
Tapi jujur, Nuvi ini sangat banyak kemajuan dan kecanggihan yang tak terdapat dari seri Nuvi sebelumnya. Jika ada kesempatan untuk memilikinya, jangan sia-siakan
<UPDATE>, tambahan review dari teman kita oom Yono mengenai Nuvi 2465 PART 1:
Ini sedikit review dari Garmin Nuvi 2465, mohon maaf banyak yang kurang karena icip-icipnya masih kurang dari 24 jam, yang akan banyak dibandingkan dengan Nuvi 1300 yang sekarang menjadi GPS utama saya.
Penampakan pertama: wah tipis dan modern, tidak seperti Nuvi 1300 yang bulky (apalagi seri 1400 yang meskipun layarnya besar, tetapi sulit dimasukkan ke kantong celana), tetapi setelah dijejer bersama 1300, rupanya ukurannya Nuvi 2465 itu persis sama seperti 1300, hanya memang 2465 lebih tipis.
Sensitifitas penerima satelit: sangat sensitif, bisa dipakai dalam mobil full V-Kool (seingat saya minggu lalu ada yg posting tanya ttg pemakaian GPS di mobil ber-vkool). Waktu untuk lock tidak bertambah panjang (tdk seperti Nuvi 1300 yg bisa juga di v-kool, hanya waktu utk lock agak panjang)
Layar: agak fuzzy (mungkin karena dithering di pixel edge), tidak setajam di nuvi 1300 (atau Nuvi jadul lainnya). Response layar terhadap sentuhan sangat baik, lebih mirip dengan Nuvi 295W, tidak lagging seperti di Nuvi 1300.
Response terhadap screen orientation sangat cepat, malah mungkin terlalu cepat sehingga kalau dipegang tangan sering membuat pusing melihatnya (tetapi tidak penting karena memang GPS otomotif dipasang di bracket yang fixed).
LA-JCV: lane assist dan Junction View bekerja baik (kecuali Indonesia, yg akan keluar layar hitam dan bilang utk beli di garmin-indonesia.com
Konektor: wah tidak menggunakan Mini-USB tetapi Micro-USB, jadi repot karena kabel ini musti saya bawa bersama dengan GPS-nya.
Peta: penempatan peta di MiniSD bisa menggunakan format folder Garmin dan gmapsupp.img seperti biasa, atau pakai new style yaitu folder MAP dan didalamnya masukkan semua peta dengan nama sembarang (misalnya cnna-201010.img, cnmea-201020.igm, cnid-201040.img, dll).
Dengan ini jumlah peta di unit bisa potentially tidak terbatas (tergantung kapasitas MiniSD saja).
Voice Command: belum coba, mungkin wiken ini akan saya coba kehebatannya.
Battery life: hanya 2 jam, tapi ini baru full-charge yg pertama, mudah-mudahan setelah beberapa kali charge, bisa lebih baik.
Yang mengesalkan: braket-nya lain, jadi ndak bisa pakai braket Nuvi yang lama. Untungnya masih dengan bola yang sama, jadi bisa menggunakan ball-mount yang sudah ada dimobil dari Nuvi yg lama.
Itu saja dulu, nanti saya tambah lagi kalau ingat. Mohon maaf kalau ada salah kata atau salah istilah, maklum masih newbie (plus belum selesai membaca buku GPSnya pak dokter).
PART 2:
Ini lanjutan mini-review tentang Garmin Nuvi 2465, setelah menggunakan selama (hampir) 1 minggu:
1. Battery life: ini paling penting setiap saya memiliki PND (personal navigation device), nah Nuvi 2465, dengan setting brightness sekitar 60%, adalah sekitar 3 – 3.5 jam. Menurut saya ini sangat baik. Catatan samping dari brightness setting adalah brightness dari Nuvi 2465 itu kalah terang dibandingkan Nuvi 1300, mungkin salah satu trick untuk memperpanjang battery run-time ?
2. Colokan Micro-USB, yang saya komentari di review sebelumnya, nah om EB langsung mengirim email japri yang mengatakan bahwa ada colokan Mini-USB di bracket. Memang benar, kalau menggunakan bracket akan tersedia colokan Mini-USB, tetapi konektor itu hanya untuk charging saja (untuk car mount charging), sementara utk transfer data (dan FMI/Traffic interface) tetap harus menggunakan colokan Micro-USB di sisi samping unit.
3. Masalah peta: ada yang masih mengganggu, yaitu kadang-kadang (ini terjadi sewaktu perjalanan antara Jakarta ke Bandung dan waktu kembali), peta NavNet dan CNI tidak muncul, harus dipancing dengan overview screen dan kalau tdk perhasil harus zoom out sampai seluruh Jawa Barat terlihat, lalu zoom-in kembali ke resolusi asal, supaya peta muncul kembali normal).
4. Fasilitas Eco driving, layar ini sangat berguna untuk melatih kaki kanan supaya bisa mengemudi dengan tenang sehingga mendapat nilai pengemudian yang paling ekonomis (paling irit bahan bakar). Fasilitas ini sudah langsung ada, tidak perlu menambah aksesori tambahan.
5. Crash: tidak pernah selama menggunakan unit ini dengan serius selama 1 minggu ini. Salah satu nilai plus dari seri Nuvi (dibandingkan dengan produk lain) adalah sangat reliable.
Akhir kata, Garmin Nuvi 2465 ini sangat baik untuk dimiliki, mungkin pilihan yang paling baik setelah seri 13xx, apalagi harganya yang agak mirip.
Mohon maaf kalau ada salah kata, atau review yang tidak berkualitas ini, maklum hanya pemakai GPS biasa yang masih belajar menggunakan GPS dengan baik dan benar.
Salam, Yono
.
Spesifikasi: http://www.garmin.com.sg/products/ontheroad/nuvi_2465_sg_my/
.
My other posts:













































































































































yang sy harapkan setiap akhir membaca review ada info harga, Peace OM SYD, Nice Review
Siip nice review om mantu gaul&jgn lupa review yg nuvi 3770LM ya,ditunggu
Om… saya ada Head Unit yang dengan GPS.. merk ORIS – AIO 2620 WITH GPS
karena sesuatu hal software GPSnya error dan harus install ulang…
bagaimana caranya & software nya apa yaa… mohon petunjuknya…
tks…
bagus putranto: bisa.ke tokonya bos krn yg punya installernya hanya mereka