“Cari sepeda apa boss?”
“Saya cari sepeda, bisa dilepas2, bisa dilipat2, yang tak pakai rem tangan, tak pakai gigi2an, wireless tak pakai kabel, ringan, bisa disorong pakai satu tangan, built in pompa angin, serta cepat melaju”
“(Dasar pembeli, banyak maunya), “Oh ada boss, Dahon Bike Mu Uno”
Nah, jika Anda mencari sepeda canggih, wireless, inilah sepeda cocok untuk Anda. Mari kita lihat:
- Bisa dilepas-lepas, bagian yang bisa dilepas adalah roda depan, model clip, sehingga copot roda depan bisa dilakukan tanpa obeng. Bagian kedua adalah batang sadel, juga model clip sehingga mudah dipasang/copot, serta bisa jadi senjata untuk memukul penjahat jika diperlukan hehehe
- Bisa dilipat-lipat, namanya juga sepeda lipat, ya pasti bisa dilipat. Namun pelipatan Dahon Mu Uno ini sangat simple, mirip dengan 2 Dahon saya sebelumnya tapi kali ini terasa berbeda karena sistem clip yang agak berbeda
- Tak pakai rem tangan, lah gimana ngeremnya kalau tak ada rem tangan?? Pakainya rem kaki, jadi jika kita mau rem, kayuh sepeda ke belakang, itulah rem.
- Tidak pakai gigi-gigian, karena ini single speed. Bagusnya single speed adalah stamina terbuang saat bersepeda adalah konstan. Tidak ada godaan untuk mengganti gigi yang bisa menguras energi berlebihan.
- Wireless, maksudnya tidak ada kabel bersliweran sepanjang bodi sepeda. Satu2ya yang berbentuk seperti kabel adalah rantainya yang ada bungkusnya.
- Bisa disorong, mirip kereta bayi, Anda bisa sorong sepeda meskipun dalam keadaaan terlipat.
- Built in pompa angin. Di batang sadel, tersembunyi sebuah pompa angin tangan. Kreatif dan fungsional.
- Cepat melaju, karena beratnya hanya 9,9Kg, sepeda ini terasa ringan sekitar 3 kg dari versi Dahon dibawahnya. Efeknya, wuih jauh lebih ringan, dan tidak ada beban berlebihan saat Ada bergowes di jalanan.
Jadi bagaimana penampilan Dahon Mu Uno 2010 ini?
- Dahon Mu Uno dalam keadaan terlipat
- Dahon Mu Uno dalam keadaan terlipat
- Dahon Mu Uno dalam keadaan terlipat
- Lipatan utama yang membagi sepeda jadi 2 lipatan
- Pedal sepeda dalam keadaan terlipat
- Pedal sepeda dalam keadaan terbuka
- Clamp untuk batang sadel (seat post clamp), di Dahon dinamakan Dahon Turtleneck Seatpost Clamp
- Ada pompa di batangan sadel (seatpost), dan ada skala pada pengaturan sadel (seat rail)
- Lipatan setang sepeda (head set), di Dahon dinamakan Dahon Fusion+ Headset
- Dahon Mu Uno dalam keadaan tidak terlipat
- Dahon Mu Uno dalam keadaan tidak terlipat
- Frame sepeda terkunci (top tube)
- Batang sadel terkunci (seatpost clamp)
- Slick atau ramping tampak belakang
- Crank (bulatan piring pedal)
- Rantai (chain) terbungkus plastik
- Quick release roda depan dan magnetic system
- Rangka 7005 Aluminum
- Buatan Taiwan
- Ada skala pada seatpost (batangan sadel)
- Headset (setang sepeda)
- Handlebar (pegangan setang)
- Di dalam batang sadel (seatpost) ada pompa angin tangan
- Pompa yang sangat efektif
- Bisa disorong dengan tidak menurunkan seatpost
- Seperti mendorong kereta
- Posisi siap sorong
- Cukup 10 detik untuk melipat sepeda ini
- Pengait ini di Dahon dinamakan Lattice Forged Hinge
- Sadel
- Sistem penguncian sepeda, roda depan dan belakang, di Dahon dinamakan Magnetix Technology
- Dahon Mu Uno siap beraksi
- Dahon Mu Uno siap beraksi
- My Ex Dahon Eco 3 dalam keadaan terlipat
- My Ex Dahon Roo D7 dalam keadaan terlipat
Kesimpulan:
Efek negatif dari sepeda ini tentunya faktor gigi tunggal, tidak terlalu pengaruh jika dipakai dalam kota atau daerah datar, namun saat menanjak bisa jadi masalah, namun saya lebih menyarankan untuk didorong jika naik tanjakan, toh kecepatan dan energi saat bersepeda nanjak dan berjalan nanjak, lebih enteng berjalan
Efek lain adalah tidak ada suspensi, sehingga kurang cocok di daerah yang jalannya tidak mulus. Getaran pasti terasa, namun bukankah semua sepeda lipat low end semuanya begitu?
Namun karena sebelumnya saya sudah pernah memiliki 2 seli (sepeda lipat) merk sama, jadi sedikit merasa perbedaannya. Dahon Eco 3 dan Dahon Roo D7 beratnya lebih sekitar 3kg dari Mu Uno ini. Jika dipacu dengan energi sama, maka Mu Uno inilah pemenangnya. Dan sepeda Dahon rata-rata menggunakan Sonus Tubing, tabung dengan teknologi ini diklaim 35% lebih kuat dan lebih keras.
Jika ada penghargaan sepeda untuk kategori minimalis namun powerful, saya rasa Dahon Mu Uno ini bisa menang dengan mudah.
.
Cara melipat: http://www.youtube.com/watch?v=4z1_zFPRSnE&feature=related
Spesifikasi: http://us.dahon.com/bikes/1646/mu-uno?quicktabs_1=1#quicktabs-1
.
My other posts:








































sepeda kreatif nieh, baru tahu saya. nice post
kena harga berapa bro?
Anonymous: 5.9jt saja
wow, sepeda yang aneh. kayaknya kalau di pakai di pedesaan, sekali menabrak gundukan tanah langsung jadi bongkahan.
Tuh sepeda nge-rem nya pake apa Om ??
Abufikri: kayak becak putar ke belakang
kalau diturunan (jalan menurun) bahaya enggak bro?
ari: bahaya kalau ga direm
kalau enggak salah ini sepeda pake sistem pengereman terpedo,
nah, di jalan menurun apakah terpedo bisa di rem sedikit demi sedikit (enggak langsung) behenti gitu bro?
kalau pedal sedikit diputar kebelakang langsung berhenti….kan bahaya bro
Anonymous: kalau itu saran saya pasang rem tangan aja, kan ada dikasih di kotaknya