Mantugaul's Gaul Site

Talk Less Pics More

Review DSLR Sony Alpha A330Y Double Kit, Hunting Visit Kalbar 2010 4 Juni 2010


Semua berawal ketika saya berkunjung ke Sony Center Tun Jugah Plaza Kuching Malaysia.

Awalnya memang niat beli DSLR tapi selalu terkendala satu hal yaitu duit hahaha😀 Dari Canon, Nikon, sampai Olympus pun dipelajari seperti belajar ujian skripsi. Semua foto dipelototi siang malam. Lagi-lagi UUD, ujung ujung duit😀

Kemudian keluar dari Sony Center dengan sebuah product catalogue A230/A330. Mulailah saya membaca dengan seksama brosur tersebut. Saya curiga, yang di brosur Sony ini pasti bohong semua, foto-foto yang ditampilkan pasti editan dan tak mungkin lah kamera DSLR entry level bisa sebagus kayak brosur. Sebuah foto anak kecil perempuan cukup menggugah saya, bukan gadisnya yang cantik namun itu bulu tangan tercapture dengan tajam. Gila! Ingin rasa beli Sony Alpha untuk membuktikan brosurnya salah hahaha, kurang kerjaan kan.

Akhirnya mulailah saya melakukan apa yang Anda lakukan, buka website lokal jual kamera hahaha, ngaku saja oom…

Hunting harga dan lain-lain. Tapi saya tidak beli sama mereka. Saya titip teman saya beli karena punya teman jualan kamera. Nice trick kan hehehe. Kalau ada apa-apa teman saya disuruh bantu urus garansi hahaha. Moral story jangan mau berteman dengan mantugaul nanti dimanfaatkan😀

Waktu mau beli sampai lima teman saya tanya: “Yakin Loe!” Saya jawab: “Tak yakin oom! Kalau jelek saya lempar ke sungai Kapuas saja” just kidding🙂

Waktu transaksi kekecewaan mulai datang. Memory card tak dapat, tripod tak dapat, tas tak dapat. Sedangkan Canon entry level dapat tripod dan tas. Tapi karena sudah keburu umbar-umbar beli Sony masak akhirnya beli lain hahaha.

Kemudian datanglah Sony saya hari Minggu. Baterai dicharge dan saya mulai baca manualnya. Kok tidak setebal yang dikira, malah buku manual prosumer Nikon lebih tebal. Ternyata ada maksudnya. Nanti saya jelaskan.

Mulailah saya explore dan explore dan akhirnya saya merasakan kepuasan dalam dunia lubang kecil yang disebut OVF (Optical View Finder). Foto demi foto saya ambil. Bagus jelek tak peduli yang penting bergaya layaknya profesional hahaha.

Sebetulnya kalau kamera cerita banyak-banyak juga tak guna. Yang penting “MANA HASILNYA?” betul ga hehehe

Sebelum kita lihat hasil dan model kameranya, kita lihat fitur-fiturnya yuk:

– Dapat 2 lensa yaitu lensa 18-55 dan 55-200. Meski dua lensa, harganya seperti 1 lensa🙂

– Quick Autofocus Live View, seperti kamera saku yang bisa tampilkan foto di LCD sebelum dijepret

– 10,2 Megapixel

– Variable Angle LCD Monitor, LCD monitor bisa bergerak atau dimiringkan untuk pengambilan foto dengan sudut yang susah dijangkau

– Eye start Autofocus Activation, sebuah sensor di dekat lubang OVF (Optical View Finder) berfungsi otomatis start jepret jika mata didekatkan di OVF

– Help guide, ketika Anda putar dial maka langsung muncul keterangan mode ini untuk apa sehingga orang yang ngerti fotografi bisa mengerti tanpa buka-buka manual lagi, inilah penyebab manual Sony tidak setebal yang dikira🙂

– Graphic display untuk pilihan pengaturan pada mode A dan S. Sehingga Anda bisa membuat background buram dengan mudah.

– High resolution + BIONZ image processor, chipset terbaru dari Sony yang menangkap gambar dengan detail jauh lebih detail dan warna tajam

– ISO hingga 3200 memudahkan foto dalam keremangan

– Steady shot inside, ada stabilizer di dalam kamera

– Full HD support jika ditancapkan di LCD TV yang Full HD, kualitas foto maknyusss. Konektor HDMI, tapi kabel harus beli terpisah. Jika pakai TV Bravia bisa control kamera pakai remote TV

– Bisa konek ke PS3 juga

– Ada menu lens cleaner, jadi Anda tak butuh perangkat pembersih sering-sering, cukup aktifkan fungsi cleaner saja.

– Advanced D-Range Optimizer, saat cahaya sulit, ADRO berfungsi memperbaiki kualitas foto

– Accurate metering (40 segment light metering sensor) dan Auto White Balance untuk hasil warna foto lebih nyata

– Smart teleconverter, seperti digital zoom tapi kualitas tidak menurun

– LCD 2.7 inch anti reflective 230.400 pixels, juga ada accerelometer, menu bisa horisontal atau vertikal sesuai pergerakan kamera.

– Quick responsive autofocusing, 9 titik auto fokus dengan 2.5fps.

– Creative setting, 7 gaya foto seperti hitam putih, sunset, night view dll

– Bisa pakai memory card SD atau Sony Memory Stick Duo

– Dengan SDcard 16GB bisa ambil 3.874 foto kualitas Fine

– Baterai tahan 510 gambar, kenyataan saya bisa sampai 523 foto hingga charge kembali

– Software inovatif, termasuk geotagging

.

Untuk foto sample saya coba angkat teman Visit Kalbar 2010. Propinsi yang terkenal dengan ibukota Khatulistiwa Pontianak Kalimantan Barat. Namun Kalbar bukan hanya Pontianak, ada ratusan kota dan ribuan desa menawarkan alam semulajadi yang hijau penuh dengan hutan tropis. Tujuan pertama kita untuk hunting foto adalah desa Penibung (sebelah kota Mempawah) kemudian kota Amoy Singkawang yang terkenal dengan kota seribu kelenteng. Di desa Penibung kita berkunjung ke tempat rekreasi yang baru dibuka awal Mei 2010 yaitu Tempat Rekreasi Wisata Nusantara. Sedangkan di Singkawang kita berkunjung ke air terjun Sibohe, Taman Bunga Bougenville, Taman Teratai serta Villa Bukit Mas, sebuah penginapan di atas bukit sehingga Anda bisa melihat seluruh kota Singkawang. Menarik? Tentu saja, masih banyak tempat wisata lain, namun belum dikunjungi semua🙂

Berikut tampilan Sony Alpha A330 dan hasil huntingnya:

Kesimpulan:

Tentunya setiap produk ada kelebihan dan kekurangan. Kelebihan sudah terpampang jelas diatas🙂 Lalu kelemahannya? Minim bonus hehehe, tidak ada tripod, terpaksa beli SDHC 16GB, beli spare battery lagi juga beli tas ransel juga😀 Selama fungsional okelah. At least 2 lensa udah di tangan hehehe…

Mengenai hasil foto-foto diatas, maaf sudah saya resize, ya iyalah, kalau tidak bisa 2 bulan upload  fotonya hehehe. Juga hasil foto diatas adalah pure sample foto artinya saya hanya sembarang jepret, karena saya tak berilmu fotografi, biasanya pegang kamera saku, tiba-tiba pegang kamera berat capek juga. Untunglah kamera Sony Alpha A330 ini tidak seberat kamera yang lain. Swivel LCD sangat enak digunakan tapi tentunya baterai jadi lebih boros. OVF yang kecil juga kurang nikmat, tapi ada dijual aksesoris Sony yang membuat lubang OVF jadi lebih besar. Yah musti beli lagi dong🙂

Aksesoris Sony yang katanya sedikit tidak benar juga, karena Sony Alpha bisa pakai lensa Minolta ataupun lensa KonicaMinolta. Kok bisa? Karena Sony sudah mengakuisisi kedua perusahaan itu untuk teknologi kameranya. Asyik kan.

Kalau Anda mencari entry level, dan mencari Sony kemudian ragu-ragu, seperti pertanyaan lima teman saya : “Yakin LOE!?” Sekarang saya bisa jawab: “YAKIN!!”

Spesifikasi: http://www.sony.co.id/product/dslr-a330y

.

My other posts:

https://mantugaul.wordpress.com/all

 

34 Responses to “Review DSLR Sony Alpha A330Y Double Kit, Hunting Visit Kalbar 2010”

  1. ardi Says:

    seperti yang sudah-sudah,manteb reviewnya bos
    jd kepingin nih hi hi hi….

  2. rozy Says:

    wuiihhh seger banget tuh wisatanya, and kamera harganya berapa om ????

  3. Mamoru Says:

    Bos, sedikit koreksi:
    Ada menu lens cleaner, jadi Anda tak butuh perangkat pembersih sering-sering, cukup aktifkan fungsi cleaner saja.

    Ini maksudnya sensor cleaning kali ya?
    Ini menu bukan utk otomatis membersihkan namun, masuk ke mode dimana sensornya dibuka agar kita bisa membersihkan dengan cara meniup dengan blower (atau metode pembersihan lainnya yg memerlukan keahlian tertentu).

  4. edo Says:

    ekekke…itu night shot, poto awan, sama laut nya kerennn ommmmm…

    nice review🙂

  5. abang Says:

    saya keracunan oom..

  6. Ivan Lesmana Says:

    Aduh liat alam n langitnya di daerah kekuasaanmu, broh… *pingiiin..!!*

  7. mantugaul Says:

    Ivan Lesmana: iya oom, tadi lihat di atas awan ptk ada awan serupa wajah dewa rambut gondrong…

  8. ipoenkt Says:

    Gak salah pilih Om, buat seorang yang mengaku entry level hasilnya ajaib juga tuh foto, sekarang malah dapat lungsuran F50 mm /1,8 AF KM. Langsung tancep… astaga kok bagus ya bokehnya heheheh.. kelebihan lain Sony Alpha, motor ada di body, jadi bisa pake lensa AF KM yang lama-lama.

  9. Caesar Says:

    Alpha oh alpha….

    Nice review om Syd, seperti biasa selalu menggoda iman😀

  10. Sandy Says:

    Harganya dong om brp?..biar ratjoen makin meresaaapp..😉

  11. rendra k Says:

    review yang cukup komprehensif yang direpresentasikan dengan hasil foto langsung.
    ditunggu foto-foto lainnya boss🙂

  12. beracun… beracun…

    cari antidote dulu…

  13. tabut7 Says:

    wew….. racun…. walau telambat tetep aja racun..

  14. cahya Says:

    hihiii… mantab sony alpha, saya juga pemula cuma pake Alpha 300, lensanya minollta yg jadul2 semua, yang sony cuma lensa kit 18-70. tapi hasilnya ga kalah sama lensa jutaan rupiah!! beruntung memang punya alpha, sering dapet lensa ajib minolta dgn harga jadul..hehee…

  15. byebye Says:

    test2x …

    ternyata weblognya keren oeee… mantabb

  16. imissgayatri Says:

    wow, bokehnya crispy banget……… keren………

  17. rafael Says:

    yg ini boleh juga nehh om Syd🙂

  18. ridwan Says:

    wah keren hasil kamera macro nya..

  19. ruli Says:

    wah blognya benar 2x luar biasa, ditambah foto 2x sebanyak 1 ton, two thumbs up pokoknya.
    saya dua kali ke singkawang, tapi pendampingnya gak tau mau diajak jalan kemana,
    dari foto 2x ini saya jadi tahu ada banyak lokasi menarik di singkawang

  20. Anonim Says:

    mbaca ini, jadi ga ngaceng lagi beli 500D… harga yang sama bisa dapat lensa dobel… makin bingung..

  21. Ayooo… kapan “ganti agama” ke Nikon? D5000 menunggu tuh… hihihihi… Urusan fitur, kualitas, dan support mah jauh bagusan Nikon… hehe… ayo ayo ayo…

  22. mantugaul Says:

    Reynaldo Adavan: selasa saya resmi jadi pemakai nikon

  23. Anonim Says:

    Blog-walking~😀
    nice review ^^ makasih bgt ehehe kebetulan saia baru dlm hal DSLR agak bingung mau bli yg mana ^^

    anyway~ klo dbandingin sm nikkon d3000 gmana ??
    krn ada bbrp jg yg nyaranin k saia bli nikkon d3000 ehehe😀

    makasi ^^~

  24. joko pendil Says:

    walaaah pucuk dicinta ulam tiba….saya jg lagi kebingungan persis spt oom…mau belajar futu-futu bingung pilih kamera….mang sich dah hampir kecantol ma alpha 330..setelah liat tulisan oom….KENA DECH….siiip dah mau ambil Alpha 330…palagi kamera jadul ane minolta dynax 5….bisa tukeran lensa…hehehe…pengiritan

  25. hendra Says:

    pingin beliiii………….

  26. arton Says:

    waaaaaaaaaaaaaa harus beli noh gw haruuuuuuuusssssssss

  27. Anonim Says:

    Mantapppp dpt bnyk info. Cm krng satu. Harganya gan. Hehehe

  28. Anonim Says:

    aku kok cuma dpt 1 lensa ?

  29. mantugaul Says:

    Anonymous: kan ada single dan dual kit

  30. jaka Says:

    q butuh duwit gan,
    q punya alpha 330, q jual nich terpaksa,,,
    murah cmn 4,5 ja lengkap mulus….
    hub. langsung 085645622277
    nama q jaka.
    srry numpang

  31. […] flash dan 1 body 4.lens 2 : 18-55 & (55-200 mm + uv marumi) 5.tripot for spesifikasi : https://mantugaul.wordpress.com/2010/…t-kalbar-2010/ ane pasang di harga 4.200.000 bisa nego tapi no afgan..for serius buyer… penampakan barang […]

  32. Anonim Says:

    mau tanya ni om,, flash nya kok gk bisa nyala ya…?????

  33. mantugaul Says:

    anonymous: udah ke tokonya?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s