Mantugaul's Gaul Site

Talk Less Pics More

Review GPS Tomtom VIA 620, Tomtom Hadir Di Indonesia 7 September 2012

Filed under: GPS — mantugaul @ 11:24 am
Tags: , , , , , ,

Sedikit sejarah:

Tomtom adalah produk GPS kenamaan dari Belanda, dan menjadi pemimpin produk GPS di Eropa. Berdiri sejak tahun 1991 dan kemudian pada tahun 2008 Tomtom membeli Teleatlas, dan saat itulah Tomtom berekspansi ke banyak negara karena peta yang dikembangkan Teleatlas sudah hampir sedunia.

Dan pada tahun ini Tomtom bikin gebrakan yaitu akan menjadi penyedia peta bagi iPhone dan keluarganya Apple. Ini merupakan titik bersejarah karena mampu menyisihkan saingan berat dalam pemetaan yaitu Google Maps.

Dan kini Tomtom sudah hadir di Indonesia dengan berbagai produk Tomtom GO dan Tomtom VIA. Sekarang kita akan mereview Tomtom VIA seri 620 yang seri tertinggi dari kelas VIA dilengkapi dengan layar enam inci.

Saat pertama saya nyalakan tentunya pertama adalah cari signal, saya tunggu 5 menit tak dapat dan sepertinya stagnan, akhirnya saya matikan lalu nyalakan lagi, nah baru 4 menit kemudian lock gps.

Saat pencet ternyata masih ada lag, antara pencet dan menu muncul ada jedanya.

Kalau Anda ingin konek ke pc, gunakan: https://tomtom.com/id_id/mytomtom/getstarted/

Coba kita lihat plus dan minusnya:

Kelebihan:

– Layar sangat besar yaitu enam inci (800×480), mungkin terbesar untuk GPS portable saat ini

– Layarnya bagus, bahkan dibawah sinar matahari tetap cerah

– Tidak ada tanda-tanda seperti GPS cina/murah, jadi Anda tidak akan ketemu menu/suara khas WinCe buatan Cina

– Ada accelerometer namun hanya horisontal tidak bisa vertical

– Ada eco route

– Ada lane guidance

Kelemahan:

– Dari suctionnya, agak menjengkelkan karena selalu melekat di body, dan letaknya dibelakang sehingga karet sering bersentuhan dengan tangan dan meja, ini akan mengurangi kekuatan tempel karet

– Tidak ada suara ketika pencet layar sehingga kadang kita ragu, ini sudah terkena sentuhan atau belum

– Menunya terlalu banyak dan kompleks, sehingga membingungkan pemakaian awal, kalau boleh terus terang, agak bertele-tele, mungkin bagi yang suka oprek ini jadi enak dikustomisasi, tapi buat simple user tentunya jadi not user friendly. Lebih baik benamkan sedikit pengaturan tapi perbanyak fitur misalnya multimedia.

– Index peta tidak rapi, misal saya cari Pontianak, gak ketemu, cari Kalbar tak ketemu, cari Kalimantan, tidak ada Kalimantan Barat padahal Kalimantan yang lain ada, cari Borneo adanya Kalimantan Tengah. Akhirnya saya geser manual saja di peta.

– Tidak bisa sliding menu kayak ponsel, jadi pakai panah atas dan bawah, kecuali di modus browse map, baru bisa slide pakai jari

– Layar besar membuatnya kurang enak dikantongi dan baterai tidak bisa tahan lama, maksimal 2 jam saja

– Tidak bisa memakai peta komunitas seperti navnet

– Saya cari JNE tak ketemu, cari tiki gak ketemu. Posisi saya di tegal

– Colok ke PC tidak ada modus mass storage sehingga perlu mytomtom, aplikasi sync yg bisa didownload terpisah. Aplikasi ini browser based.

– Ada koreksi peta, sebetulnya ini fitur bagus, tapi masalahnya jika saya sebagai user, saya beli GPS, seharusnya GPSnya yang membantu saya, bukan saya yang malah membantu GPS, terkesan tomtom tidak pede dengan peta mereka sehingga menginginkan user membantu tomtom memperbaiki peta mereka. Kecuali jika saya memang beli tomtom untuk memperbaiki peta, maka fitur ini pasti akan Anda manfaatkan.

– Tidak ada custom POI

– Layar besar enak? Setuju kalau Anda mobilnya SUV / Double cabin. Tapi kalau city car, bisa jadi pandangan malah jadi semakin berkurang.

.

Berikut kita lihat tampilan TomTom Via 620:

Kesimpulan:

Masih disayangkan pihak Tomtom yang belum ingin menggunakan peta navigasi.net padahal semua sudah lengkap dan indexnya sudah begitu rapi. Jika pemakai awal, menemukan beberapa POI tidak ada mungkin Anda akan terdorong untuk memperbaiki, namun jika ternyata ditemukan ada puluhan POI tidak ada, lama-lama terkesan malah Anda yang bekerja, bukan GPS yang bekerja untuk Anda.

Ini menjadi pe-er Tomtom agar lebih membumi di Indonesia, padahal petanya lumayan rapi & bersih tapi menu pencarian dan pengaturan terkesan ribet dan bertele-tele.

Tiada custom POI juga menjadi terkesan monoton, iconnya itu-itu saja. Dan pengaturan yang terlalu kompleks seharusnya bisa disederhanakan karena saya merasa banyak yang tidak berguna untuk user awal.

Tampaknya Tomtom Via 620 ini memang diperuntukkan untuk mobil karena bentuknya yang besar. Jadi pastikan mobil Anda besar agar pemasangan GPS tidak mengganggu pandangan.

Dengan harga Rp2.700.000 terkesan cukup wajar melihat bahan dan layar sebesar itu, tapi untuk software Tomtom seperti ini saya malah lebih condong untuk menginstal Tomtom di iPhone aja, kalau Anda punya iPhone. Kalau tak punya iPhone, instal di Android tapi baru launching Oktober mendatang, jadi sabar saja oke?

.

Respon User

Saya punya teman yang sehari-hari memakai GPS, kebetulan memakai Garmin Nuvi dan Tomtom Via 620, berikut wawancara dengan beliau:

1. Jika Anda mudik atau travelling jauh misal keliling Jawa dan Anda hanya diperbolehkan membawa 1 GPS, Anda memilih Garmin Nuvi atau Tomtom Via?

– Saya pilih Nuvi

2. Apakah karena menu Nuvi yang lebih sederhana dan user friendly?

– Betul, Nuvi lebih sederhana

3. Menurut Anda, tampilan peta lebih enak dilihat yang mana? Nuvi atau Via?

– Nuvi, Via terlalu pucat warnanya dan tidak jelas antara highways atau road biasa

4. Setujukah Anda penggunaan Via terkesan rumit untuk simple user?

– Setuju terutama untuk new user yang belum pernah pakai GPS

5. Semisal Anda punya budget Rp2.7jt, lebih baik beli Via 620 ataukah Nuvi yang termurah dengan fitur biasa?

– Saya pilih Nuvi termurah, meski saya akui layar Via lebih besar dan cukup jernih

6. Apakah ada perbedaan antara GPS lima inci dan enam inci? 

– Sama saja bagi saya

.

Spesifikasi: http://www.tomtom.com/en_au/products/car-navigation/via-620-australia/#tab:specifications:technical-specs

.

My other posts:

https://mantugaul.wordpress.com/all

 

18 Responses to “Review GPS Tomtom VIA 620, Tomtom Hadir Di Indonesia”

  1. 7ungjunan Says:

    Ada menu koreksi peta….trus kita bantu untuk koreksi peta tersebut…
    Apakah hasil koreksi peta tersebut disetor ke pihak teleatlas? atau hanya untuk kita sendiri.
    Jika kita setor..berarti kita rugi dong..soalnya kita harus beli peta di teleatlas hanya untuk update map.

    Kalo saya sich yang penting software yang bisa pake peta Navnet. Soalnya NavNet Indonesia banget.

  2. mantugaul Says:

    7ungjunan: makanya

  3. Cak Arief Says:

    Sales atau marketing tomtom kenapa tidak diminta pendapat ?, Agar tahu, apa saja keunggulan tomtom di banding dengan yang lain.

  4. 7ungjunan Says:

    Betul Om Syd,
    makanya saya skrg cuma pake wince yg udah terinstall PAPAGO X8.5, Navitel, GMXT and Polnav.
    dan juga 7ways..tapi yang 7ways lagi nunggu racikan para MapDev dan suhu BA.
    Mudah2an indonesia.7w segera dihidangkan.
    I love Navnet

  5. mantugaul Says:

    Cak Arief: sudah saya minta respon mereka terhadap review ini, tapi belum dibalas, kalau sudah ada respon nanti saya post

  6. dede6699 Says:

    Nambah pngtahuan lg ttg GPS, hrganya lumayan mhal jg bgi saya + dari reviewnya msih bnyk minus tomtomnya..mending nunggu software buat android aja nanti..heee …

  7. fajarboyz Says:

    produk baru untuk indonesia…. sayang keunggulan tomtom tidak anda berikan juga…. biar kita tau apa kehabatanya…

  8. mantugaul Says:

    fajarboyz: jiah yg plus ga dibaca oom?

  9. Mel Says:

    Pak mantugaul, menurut saya review bapak saat ini cukup baik namun agak sedikit berat sebelah.
    Mengenai POI memang tomtom punya kekurangan tidak include custom POI. Tapi custom POI seringkali tidak bisa diandalkan.

    Dari pengalaman saya, custom POI seringkali membuat saya nyasar dibanding tiba ke tempat tujuan, mungkin karena orang cenderung seenaknya membuat POI tanpa ditinjau ulang.

  10. mantugaul Says:

    mel: mungkin bisa dibuat sebagai optional bisa original poi maupun pakai skin

  11. Mainseven Says:

    Promosi nuvi om ? Sodara sy pake tomtom model ini fine dan puas, petanya tomtom pake teleatlas yg di pake sama googlemaps skg ……

  12. mantugaul Says:

    Mainseven: apalagi enam inci, asik bener…

  13. Don Says:

    Om mantugaul, rekomendasikan mana antara Tomtom via 620 atau MIO S550?
    Semula mau beli tomtom via 620 tapi baca review disini kok jelek banget, jadi cancel dulu.
    Kalo TIKI aja ga bisa nemu, parah donk map nya.
    Denger2 perekatnya juga kurang kuat ya? Sering jatuh kalo ditempelin di kaca?
    Plusnya cuma suka layarnya besar.
    Kalo Garmin sudah pernah beli 2 kali tipe yang berbeda dapat barang ga bener, sering hilang signalnya.
    Diservice berkali-kali juga ga ada hasil.
    Jadi prefer ke MIO S550.

  14. mantugaul Says:

    don: setauku mio pakai wince. tomtom kayak garmin pakai linux

  15. oichi Says:

    Saran om. Compare antara Navi dengan peta Navnet, Nuvi dengan peta Navteq dan tomtom dengan peta Teleatlas.

  16. mantugaul Says:

    Oichi: mantugaul.wordpress.com/all

  17. roberto azmi Says:

    Sy punya tomtom gps.tp belum ada pete indonesianya.bagaimana caranya.atau alamat tomtom di jakarta yg bisa update tomtom sy.terima kasih.

  18. mantugaul Says:

    roberto azmi: tomtom tidak jual peta, hny jual gps saja


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s