Mantugaul's Gaul Site

Talk Less Pics More

Review Headphones BeyerDynamic DTX501p, Mencari Suara Yang Hilang Selama Ini 20 Desember 2013


71sRlQiv6tL._SY679_Suara audio mantap tapi harganya mahal, yah wajarlah…

Tapi kalau suara audio mantap harga miring, ini baru layak disimak hehehe

BeyerDynamic DTX501p ini jika dipakai mendengar lagu yang sama, misal Anda sering memakai earphone/headphone bawaan gadget/handphone maka Anda akan merasakan suara yang muncul dalam sela-sela lagu yang selama ini tidak terdengar.

Emang berapa duit? Harganya Rp950.000 tapi dibagi Rp250.000+Rp250.000. Loh kok tambah2 bagi2 sih? Ternyata Jaben Indonesia lagi promo hanya untuk 1.000 orang pertama. Anda cukup jadi member Jaben dengan mendaftar keanggotaan Rp250.000, maka headphones BeyerDynamic DTX501p ini Rp950.000 menjadi Rp250.000 saja! Jadi total belanja pertama adalah Rp500.000.

Lalu apa saja keunggulan member Jaben?

1. Bisa membeli item yang lagi superhot Beyer DTX501p seharga 250.000,- (sudah ready stock) dimana ini adalah harga paling murah sedunia.

2. Mempunyai akses ke item-item keramat yang nantinya akan dijual dengan harga superhot untuk member Jaben Indo saja, misal: line up Final Audio terbaru (Pandora) dijual superhot harganya.

3. Mendapatkan diskon 10% untuk pembelian single item selanjutnya dan seterusnya, berlaku di semua Toko Jaben Indo.

Nah bagaimana keunggulan dan kelemahan headphones BeyerDynamic DTX501p ini?

Untuk keunggulannya:

– Hening, begitu pasang di telinga belum buka lagu, sekeliling jleb gak ada suara apa-apa, bahaya dipakai berkendara yahūüôā

– Tidak panas / keringat di telinga

– Suaranya dalam, terutama lagu dengan vokal dominan maka serasa Anda nonton konser dengan duduk di kursi depan VIP

– Ringan, hanya 120gram, hape saya lebih berat malah >_<

– Bisa dilipat, dan disertakan case lembut tapi kuat.

– Headband tidak keras sehingga tidak sakit menjepit kepala

– Pakai dengar lama-lama telinga juga gak panas

– Hampir semua suara tertangkap dengan baik, reproduksi bass kena, yang suka musik slow suara treblenya juga dapat.

– Disertakan adapter pesawat, jadi buat travelling jauh maka Anda akan dapat merasakan entertainment pesawat tanpa headphone garingūüôā

– Ada satuan panjang 1-10 pada headband extender jadinya mudah diingat ukuran kepala Andaūüôā

– Tipe kabelnya tangled free artinya anti kusut

– Ada warna hitam jika Anda tidak suka putih (mudah kotor)

.

Sementara untuk kelemahannya adalah:

– Lipatannya tampak ringkih saya takut patah jika hanya dimasukkan ke dalam tas bersama barang-barang lain, jadi sebaiknya casenya selalu dipakai saat dimasukkan tas.

– Headband tidak dapat dilipat, hanya bagian speakernya saja yang dapat dilipat

– Tidak dapat dipakai untuk telepon

– Tidak ada pengatur suara pada kabel headphonenya

.

Berikut foto Beyerdynamic DTX501p:

Kesimpulan:

Pengujian kali ini menggunakan 2 perangkat yaitu Nokia Lumia 920 yang sudah Dolby ready & Hippo Biscuit, namun karena Beyerdynamic DTX501p ini tidak memiliki fitur Dolby jadi fitur Dolby pada Nokia Lumia 920 tidak berguna. Meski Nokia Lumia 920 mempunyai banyak pengaturan equalizer, saya tidak mengaktikannya karena bagi saya suara bagus adalah suara default tidak dibumbu macam-macam. Dan ternyata Beyerdynamic DTX501p mampu mengolah suara Lumia sangat baik. Kemudian berpindah ke MP3 player yang juga pernah direview yaitu Hippo Biscuit. Nah dengan Hippo Biscuit inilah kemampuan asli DTX501p keluar semua. Jernih, hening, tanpa desis, detail, bass, treble, apapun itu keluar semua. Mungkin berlebihan kalau dipanjangin lagi, jadi saya sarankan Anda injakkan kaki ke salah satu dealer jika tidak yakin dengan suara Hippo Biscuit + Beyerdynamic DTX501p.

Jadi, jika Anda mencari headphone harga reasonable, kemampuan serba bisa, lagu apapun cocok maka Beyerdynamic DTX501p bisa dijadikan pilihan karena kurs dollar yang saat ini menggila harga yang ditawarkan Jabel seperti “salah harga” hahaha.

.

Spesifikasi: http://europe.beyerdynamic.com/shop/dtx-501-p.html

How to buy: http://jaben-indo.com/index.php?route=product/product&path=5_10&product_id=286

.

Review dari rekan-rekan:

Dari Oom Lucky Sebastian, boss Gadtorade:

Baru ambil nih Beyer, bentuknya tidak besar, dan mudah di lipat jadi tipis. Enak buat dibawa-bawa di tas selempang kecil, dan buat mereka yang sayang barang dan berhati-hati , case nya juga sudah disertakan.
Waktu dipakai juga enak, clamp nya tidak keras dan bikit sakit kuping dan ringan. Bisa dipakai berlama-lama denger lagu.

Gila aja nih Jaben, jual headphone bagus gini hanya 250.000, worth banget. Saya cek orang beli nya usd 80 an, kurs sekarang hampir 1 juta rupiah. Ini sih namanya kado natalūüėÄ

Karakternya all round, buat yang suka bass, ngga mengecewakan bass nya, buat yang suka detail, detail nya bagus.
Paling pertama saja waktu baru awal pakai sisa suara ujung treble nya cukup tajam. Setelah burn in akan hilang.
Berbagai genre lagu, cocok di beyer ini.

Saran saya untuk mereka yang sudah punya smartphone bagus-bagus, dengan kemampuan memutar musik yg handal dan mau mulai lebih serius memanfaatkannya mendengarkan musik , jangan lewatin punya headphone ini.

(dulu saya pertama beli sennheiser 300rb rasanya mahal banget, dan seneng-seneng aja. Setelah belajar denger lebih… itu sennheiser cupu banged suaranya wkwkwkw, sekarang yang mulai dengan beyer ini, pasti tidak akan kecewa.)

Salam,

Lucky Sebastian

Dari Oom Yusuf Sutanto:

Dear anggota milis,

Kira-kira seminggu lebih yang lalu saya tertarik melihat promo yang diposting olehJaben Bandung, dan memutuskan untuk ambil promonya, yaitu ikut daftar membership Jaben Indonesia senilai 250rb, dan boleh membeli produk Beyerdynamics DTX 501p dengan harga spesial yaitu 500rb. Sambil belajar nulis dari om L, sekarang saya mau coba untuk mengulas salah satu produk headphone lineup terbaru dari Beyerdynamic, DTX 501p. Sesuai dengan namanya yg berembel-embel P nya yg berarti portable. Headphone bertipe closed supra-aural (on-ear ini ukurannya commuter size, dengan bobot yang cukup ringan untuk dibawa2 dengan berat 120g. Paket penjualannya juga sudah termasuk satu buah hardcase dan satu unit airplane adapter. DTX501p juga tidak sulit untuk didrive tanpa harus menggunakan portable amplifiers tambahan, karena impedansinya standar untuk perangkat mobile, yaitu di 32 ohms.

Case-nya termasuk jenis hard case shell, dengan bahan seperti hard case laptop pada umumnya, dengan zipper yang gampang dibuka tutup, dilengkapi dengan tali (handstrap). Hard case nya cukup bagus builtnya, jadi cukup untuk melindungi headphone bila jatuh.

Built:
Penampilan dari luar terlihat biasa, tidak berkesan mewah namun tidak murahan juga. Headband terbuat dari plastik berbalut faux leather, earcups bagian luarnya kombinasi plastic dan aluminium berwarna silver, bagian dalam terbuat dari busa empuk berlapis faux leather cukup nyaman dan bisa mengisolasi suara luar dengan baik. Saat dipakai bisa terbilang sangat nyaman, bahkan untuk yang memiliki ukuran kepala agak besar, clampingnya lembut.

Headband Extender terbuat dari paduan logam yg dicat putih & stainless dengan indikator angka 1-10, memudahkan untuk mengingat setting yg pas untuk lingkar kepala kita. Kabel single sided yang panjangnya 1.3m sudah menggunakan tipe tangle free dengan jack plug 3.5mm.

Audio Impression:

Untuk kelasnya, suara Beyerdynamics DTX 501p ini cukup mengagetkan, kualitas suaranya benar2 melebihi ekspektasi. Suara yang dihasilkan bisa dibilang well-balanced mulai dari treble, midrange, hingga ke bass. Clarity treblenya open, bisa dibilang cukup bright, di beberapa lagu tertentu, treblenya terasa sedikit overbright untuk selera saya. Midrangenya natural & warm. Dan low nya lebih dari cukup untuk menghandle semua jenis music, dari jazz hingga R&B, pukulan2 begitu deep & tight, meski mungkin belum masuk ke dalam selera basshead-er.

– Lagu Sahara dan Ant House oleh Speakers Corner Quartet, Limehouse Blues oleh Domnerus cs (Jazz at the Pawnshop), The Aurora oleh Daddy Trane & Cousin Wayne.

Lagu Sahara dan Ant House merupakan hasil rekaman binaural recording. Stage¬†& presentation akan sangat terasa bila kita dengar di ruangan yang cukup¬†sunyi, duduk sambil memejamkan mata. Sound stage yang tercipta cukup luas,¬†walaupun bukan yang terluas dari yang saya pernah dengar, tapi cukup¬†luas. Tipe headphone yang bright biasanya agak kesulitan untuk ‚Äėmenampilkan‚Äô stage,¬†namun DTX 501p bisa menampilkannya dengan baik. Tiupan flute dan tarikan¬†napas peniupnya terdengar jelas dan detil, dan sangat hidup. Tarikan biola¬†dan betotan double bass yang detil, dan pergerakan dari pemain biola terasa¬†benar2 seperti hidup. Dan dinamika pukulan drum yang luar biasa bisa¬†direproduksi dengan baik.

РLove’s Divine oleh Seal (Acoustic Album), You Are So Beautiful oleh Susan Wong, My Heart Will Go On oleh Celine Dion, A Thousand Years oleh Christina Perri & Dear Mr President oleh Pink.

Vokal direproduksi dengan baik dan berkarakter warm, petikan gitar akustik dan instrument music lainnya terdengar jelas, namun tidak over-powering terhadap vokalnya. Vibrato dan desah tarikan napas juga terdengar natural dan detil.

РJust A Feeling oleh Maroon 5, Just Give Me A Reason oleh Pink, Apologize (Timbaland Remix) dan Secrets oleh OneRepublic, Paradise oleh Coldplay, With or Without You oleh U2, Numb & What I’ve Done oleh Linkin Park.

Di genre musik ini bass tidak terasa overpowering terhadap vokal, tetap punchy, deep & tight. Treble sedikit terlalu bright untuk selera saya di beberapa lagu Linkin Park & Coldplay.

Kesimpulannya headphone portable Beyerdynamics DTX 501p ini sangat¬†recommended, kualitas suaranya melampaui banyak headphone di kelasnya,¬†salah satu yg terbaik untuk budget all-rounder portable headphone, apalagi¬†bila membelinya dengan harga promo 500rb, benar2 “bang for your buck”,¬†mengingat nilai dtukar dolar yang tinggi sekarang dan harga termurah di¬†luar berkisar di 65$ USD blm termasuk ongkir dan bea masuk. Sangat cocok¬†untuk yang baru mau mencoba headphone portable berkualitas audiophile namun¬†dengan budget terbatas.

Perangkat yang saya gunakan untuk mengulas adalah iPod Classic 160GB, iPod Touch 5th Gen, musik2 berformat ALAC dengan bitrate bervariasi dari 16-24bit 44.1kHz.. Bila ada waktu, saya coba upload bbrp lagu terutama yg binaural recording.

Regards,

Yusuf Sutanto

 

My other posts:

https://mantugaul.wordpress.com/all

 

8 Responses to “Review Headphones BeyerDynamic DTX501p, Mencari Suara Yang Hilang Selama Ini”

  1. dede6699 Says:

    itu yg d jaben bandung… 750 atau 500 harga plus membernya ?? kalau di adu sm rapoo 6060 gimana pa …

  2. mantugaul Says:

    dede6699: jangan beli beyer ini nanti jadi malas pakai rapoo

  3. dede6699 Says:

    sore tadi udah bungkus d jaben bandung,, oo bener pak ,rapoo 6020 saya jadi susah ngomong … ajippp

  4. husein Says:

    kalo sama logitech ue 3600 gimana om?kmrn mau beli logitech ue 3600 setelah liat ini jd bingung saya…

  5. mantugaul Says:

    husein: gak pernah coba logitech ue 3600

  6. arditay Says:

    smoga msh dapet hrg promoūüėÄ

  7. rdmozero Says:

    ini emang racun parah, ane beli harga membership dan suara bener-bener spektakuler untuk harga seginiūüėÄ

  8. jet1992 Says:

    Reblogged this on jet1992.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s